Pasutri Asal Jepang Tewas, Polisi : Pelakunya Lebih dari Satu

Rabu, 06 September 2017 | 21:05 WITA

Pasutri Asal Jepang Tewas, Polisi : Pelakunya Lebih dari Satu

beritabali.com/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Jimbaran. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menegaskan, kasus tewasnya pasutri asal Jepang, Matsuba Norio (73) dan Matsuba Hiriko (70) diperkirakan dilakukan oleh orang dekat atau orang yang dikenal, dan diperkirakan lebih dari satu. 
 
Hal itu dijelaskan Kapolresta saat berkunjung ke Polsek Denpasar Barat, Rabu (6/9). Mantan Kapolres Gianyar ini menerangkan, penyelidikan kasus tewasnya pasutri di rumah kontrakan di Perumahan Puri Gading II Blok F1 nomor 6, Jimbaran, Kuta Selatan, sudah memasuki hari ketiga. Penyelidikan terhadap kasus ini masih terus berjalan dengan memeriksa saksi-saksi yang kini berjumlah 10 orang.
 
“Kami telah membentuk tim khusus menyelidiki kasus ini. Ada 10 saksi yang sudah kami periksa, diantaranya pembantu rumah tangga, anak angkat angkat korban dan satpam dilokasi. Pemeriksaan saksi belum ada yang mengarah ke pelaku,” ujar Kombes Hadi.
 
Dalam pemantauan CCTV di seputaran Perumahan Puri Gading, Jimbaran, Kombes Hadi mengatakan sudah mengeceknya. Namun hasil rekaman CCTV sangat jauh dan sulit mengetahui kejadian di rumah pasutri Jepang tersebut. Ketika ditanya soal apakah ada barang korban yang hilang, perwira menengah melati tiga ini belum berkomentar banyak.
 
Dia mengatakan saat ini barang milik korban masih di data. Agar lebih detail barang apa saja yang hilang, pihaknya masih memeriksa keterangan dari saksi Ahmad Salam, anak angkat korban. 
 
“Ada anak angkat korban akan kami jadikan saksi, untuk mencari tau barang apa saja yang hilang milik korban. Kami juga sudah memanggil keluarga korban dari Jepang,” sebutnya.
 
Kombes Hadi menerangkan, kematian pasutri asal Negara Sakura itu diduga dilakukan oleh orang dekat atau yang orang dikenal korban. Hal ini mengacu, peristiwa tersebut terjadi pada siang hari ditengah masyarakat sedang beraktifitas. 
 
“Saya kira orang-orang dekat dengan korban, lebih dari satu,” ujarnya.
 
Sejauh ini, kata Kombes Hadi, pihaknya masih menunggu hasil forensic untuk mengetahui penyebab tewasnya korban dan dengan menggunakan apa pelaku membakar kamar hingga menewaskan pasutri tersebut. 
 
“Diduga ada unsur criminal dan kami masih menunggu hasil dari Forensik, tandasnya.[bbn/spy/psk]


Rabu, 06 September 2017 | 21:05 WITA


TAGS: jepang tewas




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1410