Kapolda Berkantor di Gilimanuk Selama Operasi Ramadniya 2017

Senin, 19 Juni 2017 | 22:31 WITA

Kapolda Berkantor di Gilimanuk Selama Operasi Ramadniya 2017

Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose disela-sela gelar pasukan di lapangan Niti Margarana Renon, Denpasar. [bbcom]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Denpasar. Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose dan para pejabat utama Polda Bali akan menginap di pelabuhan Gilimanuk mulai tanggal 22 Juni mendatang. Kapolda sendiri akan memantau langsung jalannya arus mudik. 
 
Hal ini dijelaskan Kapolda Bali di sela-sela gelar pasukan dalam Operasi Ramadniya 2017 yang berlangsung di Lapangan Niti Margarana Renon, Denpasar. Dalam operasi Ramadniya tersebut, Polda Bali mengerahkan pasukan gabungan berkekuatan 4.833 personel. Meliputi, 450 personel Polda Bali, dan jajaran Polres sebanyak 1.510 personel. Polda Bali juga menggandeng 238 personel TNI dan 1.510 orang dari instansi terkait. 
 
Kapolda menegaskan, selama berlangsungnya Operasi Ramdniya 2017, mengerahkan ribuan personel untuk memantau potensi gangguan peningkatan arus lalu lintas, perubahan cuaca, kamseltibcar lalu lintas dan kelompok/jaringan terorisme. Sementara, dari segi gangguan nyata, Polda Bali menyasar ancaman bom, curas, curanmor, kecelakaan baik itu darat, laut maupun udara serta narkoba hingga bencana alam. 
 
Irjen Golose mengatakan selain pelaksanaan patroli jalur darat, Polda Bali juga akan melaksanakan patroli jalur laut untuk mengawasi arus mudik lebaran.
 
“Anggota sudah kami terjunkan untuk melakukan patroli laut,” ujarnya. 
 
Kapolda yang masih menjabat Deputi Kerjasama International Badan Nasional Penanggulangan Teroris berencana akan memantau langsung arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Bahkan, jenderal bintang dua dipundak ini berencana akan berkantor di Pelabuhan Gilimanuk. 
 
"Saya akan pindah kantor, mulai tanggal 22 Juni 2017 saya berkantor di gilimanuk beserta Dirlantas," ujarnya. 
 
Untuk mengantisipasi kecelakaan dalam arus mudik, para sopir atau pengemudi akan diperiksa dan melakukan tes urine.
 
"Para pengemudi akan diperiksa untuk mencegah penggunaan narkoba ataupun zat-zat berbahaya lainnya. Cek narkoba akan dilakukan secara random," tuturnya. 
 
Diketahui, Operasi Ramdniya 2017 akan berlangsung selama 16 hari dari tanggal 19 Juni sampai 4 Juli 2017 guna mewujudkan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif sehingga masyarakat yang merayakan hari raya Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman. [spy/wrt]


Senin, 19 Juni 2017 | 22:31 WITA


TAGS: Polda Bali Operasi Ramdniya 2017




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1310