Jos Dharmawan, Museum Mobil Klasik di Ubud Bali

Sabtu, 17 Juni 2017 | 15:20 WITA

Jos Dharmawan, Museum Mobil Klasik di Ubud Bali

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Saat ini terdapat ratusan mobil klasik yang dimiliki kolektor atau penggemar mobil klasik di Bali. Ide untuk membuat sebuah museum mobil klasik pun muncul dari pecinta mobil klasik Bali. 
 
Penasehat Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI Bali), Jos Dharmawan menyatakan, saat ini terdapat sekitar 400 an mobil klasik di wilayah Bali. Dengan banyaknya jumlah mobil klasik di Bali, Jos berencana membuat sebuah museum mobil klasik di Bali.
 
"Saat ini kita masih menjajaki lahan. Lahan menjadi salah satu kendala karena lahan di Bali saat ini mahal. Untuk itu kita akan gandeng desa adat yang ada di Bali, sifatnya nanti bisa ke arah kerjasama,"ujar Jos. 
 
 
Dengan adanya museum mobil klasik di Bali, Jos mengatakan ini akan menambah daya pikat Bali sebagai destinasi wisata. 
 
"Dengan adanya museum mobil klasik di Bali, orang akan datang berulangkali karena ada faktor hobi. Tapi jika hanya mengandalkan alam dan budaya saja, kemungkinan wisatawan akan datang sekali ke Bali. Kalau berkaitan dengan emosional atau hobi, akan datang lagi dan lagi,"ujar Jos. 
 
Jos mengatakan, jika museum mobil klasik Bali nantinya bisa menghadirkan semua mobil eks Presiden Sukarno yang berjumlah 16 unit di Indonesia, maka ini akan menjadi cerita yang menarik bagi pengunjung. Juga ada cerita menarik tentang mobil-mobil sebelum perang antara tahun 1908 hingga 1930 an. 
 
"Di sini akan ada cerita menarik, tamu akan datang lagi dan lagi," ujarnya kepada beritabali.com, di Sawah Vintage Cars, Jalan Tegal Harum 13 Biaung, Denpasar Timur, Kamis (15/6/2017).
 
Dengan adanya daya tarik wisata baru berupa museum mobil klasik di Bali, Jos optimis suatu saat di Bali tidak akan ada lagi istilah "low season" dan "high season" untuk kunjungan wisatawan.
 
 
"Nantinya akan selalu "high season", karena ada sesuatu hal menarik yang ingin dia (wisatawan) lihat, ada daya pikat yang dia ingin datang. Apalagi sekarang kita lihat fenomenanya dari anak- anak hingga orang tua, saat ini semua suka selfie atau foto foto, bisa foto di depan mobil klasik tentu merupakan sebuah sajian yang menarik. Orang akan bangga jika bisa foto di depan bus wisata Bali era tahun 60 an, atau bisa foto dengan mobil eks Presiden Sukarno,"papar Jos.
 
Terkait rencana pembangunan museum mobil klasik Bali, Jos menyatakan sudah ada pembicaraan dengan Bupati Gianyar dan pihak Desa Adat Singakerta di Ubud. 
 
"Kita sudah bicara juga dengan Pak Cok Ace tentang rencana membuat sarana museum mobil klasik di wilayah Ubud, di Desa Singakerta. Tapi ini masih taraf penjajakan yang butuh waktu. Dengan dinas pariwisata Bali juga sudah mendapat dukungan, dan kita didorong agar mempercepat pembangunan museum,"ujarnya.[bbn/psk]


Sabtu, 17 Juni 2017 | 15:20 WITA


TAGS:



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1603