Manajer Akasaka Miliki Rumah Mewah di Renon

Rabu, 07 Juni 2017 | 07:00 WITA

Manajer Akasaka Miliki Rumah Mewah di Renon

Rumah mewah Willy di seputaran Jalan Prof. Mohamad Yamin Gang IV, Denpasar. [bbcom]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Denpasar. Tersangka Willy cs yang sudah dikeler ke Bareskrim Mabes Polri itu merupakan sindikat besar narkoba di Bali. Kepiawaiannya menjalankan roda bisnis narkoba di dalam diskotik Akasaka patut diacungi jempol. Dia bisa membeli rumah mewah, membeli kapal ikan bahkan hingga hijrah ke Mekkah.
 
Sementara dalam operasionalnya, Willy tidak pernah keluar menjual narkoba. Dia bebas menjual belikan sabu-sabu dan ekstasi khusus di dalam diskotik dan karaoke saja. 
 
“Dia bebas berjualan narkoba hanya di dalam diskotik saja. Kalau di luar diskotik tidak berani karena takut ditangkap. Kalau di dalam diskotik, dia dibekingi orang kuat,” bisik sumber kuat  dilapangan, Selasa (6/6) kemarin.
 
Bisnis “haram” yang digeluti Willy dimulai sejak tahun 2002. Mengandalkan keberanian, dan kedekatannya dengan para pengusaha serta aparat keamanan, ia perlahan-lahan mulai beriventasi dengan modal hasil jual beli narkoba.
 
Lama kelamaan, kekayaan Willy menanjak naik. Maklum saja, dalam seminggu dia bisa menjual habis 10.000 butir ekstasi di dalam diskotik. Yang mencegangkan, barang bukti 19.000 butir ekstasi yang diamankan Bareskrim Mabes Polri itu sedianya untuk stok selama 2 minggu.  
 
“Kalau dijual di diskotik, dalam seminggu bisa laku 10.000 butir ekstasi. Kalikan aja dengan barang bukti yang ditemukan Bareskrim,” beber sumber. 
 
Santer terdengar, dari kekayaannya tersebut, pria itu sukses membeli kapal ikan sebagai bisnis sampingannya. Bisa jadi, kapal ikan tersebut dibeli untuk sekadar “pencucian uang” dari bisnis haram tersebut.
 
Tak hanya itu, rumor yang beredar dilapangan, dengan hasil jual beli narkoba tersebut, Willy sukses naik haji ke Mekkah dan kini  bergelar Haji. Termasuk dia juga memiliki rumah mewah di seputaran Jalan Prof. Mohamad Yamin Gang IV, Denpasar. Rumah mewah itu didiami Willy bersama istri dan dua anaknya yang masih sekolah, beserta pembantu rumah tangga.
 
Terbongkarnya sepak terjang Willy dalam bisnis narkoba sudah pasti memberikan kenyamanan bagi masyarakat Bali. Bagaimana tidak, ribuan juta jiwa masyarakat Bali terselamatkan oleh narkoba, apabila Bareskrim Mabes Polri tidak bergerak cepat mengamankan Willy cs dengan barang bukti 19.000 butir ekstasi. 
 
“Kasus ini ditangani Bareskrim Mabes Polri,” ungkap Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Selasa (6/6) kemarin. [spy/wrt]


Rabu, 07 Juni 2017 | 07:00 WITA


TAGS: ekstasi Akasaka




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: