Pertandingan Tinju Profesional Kembali Semarakkan HUT Ke-523 Kota Tabanan

Minggu, 27 November 2016 | 21:00 WITA

Pertandingan Tinju Profesional Kembali Semarakkan HUT Ke-523 Kota Tabanan

Tinju Amatir dan Tinju Profesional (Ampro) dilaksankan dalam serangkaian HUT ke-523 Kota Tabanan. [source: istimewa]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com - Tabanan. Masyarakat Kota Tabanan, khususnya Pecinta Tinju di Tabanan kembali disuguhkan  Pertandingan menarik secara Gratis serangkaian memeriahkan HUT ke-523 Kota Tabanan tahun 2016, yaitu Tinju Amatir dan Tinju Profesional (Ampro), pada Sabtu (26/11) kemarin di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik Tabanan.
 
Pertandingan sudah dimulai dari pukul 13.00 Wita mulai dari beberapa pertandingan tinju amatir dengan berbagai Kelas. Puncaknya yaitu Pertandingan Tinju Profesional digelar mulai dari pukul 20.00 Wita. Ada beberapa partai dipertandingkan pada malam itu, diantaranya yang paling ditunggu-tunggu adalah “Perebutan Sabuk Emas Bupati Tabanan Tahun 2016” antara Sahlan Koral Vs Ray Raharjo.
 
Sahlan Koral merupakan petinju yang sangat garang namun kocak dari Mirah Boxing Camp (MBC) Bali dan menduduki peringkat II Nasional, sedangkan lawannya Ray Raharjo juga tidak kalah mentereng. Ia merupakan petinju dari Bayu BC Sukoharjo dan berhasil menduduki peringkat kelima Nasional. 
 
Meskipun arena Tinju cukup basah dan cuaca lumayan dingin karena hujan lebat yang sempat mengguyur malam itu. Namun menjelang pertandingan antara Sahlan Koral dan Ray Raharjo area justru terasa paas. Terbukti sebelum pertandingan sudah terjadi perang urat saraf dibumbui adu mulut. Salah satunya lewat perkataan Ray yang berjanji menumbangkan Koral pada Ronde ketiga dijawab Koral dengan garang, “Gue Makan Ngomongan Loe” tegas Koral.
 
Pertandingan pun diwarnai dengan pukulan-pukulan mematikan, arena yang licin pun menambah seru pertandingan. Seringkali kedua petinju terpeleset tidak mampu mengusai keadaan, namun setelah ronde ke-2 berjalan, Sahlan Koral mampu menguasai pertandingan. Disamping tidak menguasai arena, Ray Raharjo juga tidak mampu mengelak dari pukulan-pukulan keras bagaikan hamparan beton yang dilepaskan Koral. 
 
Setelah menghujani Ray melalui pukulan kerasnya, akhirnya pada ronde ke-4, menit pertama, detik ke-36, petinju plontos MBC Bali ini mampu menyudahi perlawanan petinju Bayu BC Sukoharjo dengan “TKO”. Sehingga Sahlan Koral berhak mendapatkan Sabuk Emas Bupati Tabanan 2016 sekaligus bonus yang diserahkan langsung setelah pertandingan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti sembari memasangkan sabuk tersebut untuk The Champion Sahlan Koral.
 
Setelah itu pertandingan seru kembali tersaji, yaitu “Perebutan Sabuk Emas Ketua DPRD Provinsi Bali” antara Larry Siwu dari MBC Bali Vs Benny Tamahela dari Brigif 6 Kostrad BC Solo. Pertandingan ini pun tidak kalah menarik meski tanpa adanya perang urat syaraf dan adu mulut. Pertandingan lebih terkesan kalem namun lebih mempertontonkan Skil dan Taktik. 
 
Terlihat Larri Siwu sangat tenang menguasai petandingan karena pengalamannya. Ia berhasil mendaratkan pukulan-pukulan kerasnya ke wajah lawannya. Sehingga Benny tidak mampu berkutik. Pada akhirnya pertandingan dimenangkan pada ronde ke-4 menit pertama secara “KO” oleh sang mantan Juara Nasional. Larry Siwu pun berhak mengangkat Sabuk Emas Ketua DPRD Provinsi Bali berikut dengan bonus.
 
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menyaksikan pertandingan tersebut nampak heran melihat antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan Tinju Ampro. Dirinya sangat terkesan, bukan hanya oleh semangat dari para petinju dan para undangan yang hadir, namun lebih pada semangat masyarakat Tabanan yang rela becek-becekan untuk memeriahkan HUT ke-523 Kota Tabanan bertajuk “Eka Shanti Bawana”. Ini merupakan cerminan bahwa masyarakat Tabanan begitu antusias ikut menyemarakan HUT Kota Tabanan.
 
Hadir pula pada kesempatan tersebut sang legenda hidup Tinju Nasional Indonesia Juara 18 kali berturut-turut Yohannes Christian John atau  Chris John, ada juga Ketua Pertina Bali sekaligus Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Ketua KTI Bali Zaenal Tayeb, Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Beberapa Promotor Tinju Nasional Indonesia, Seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta undangan yang berkenan hadir.
 
Saat itu, ditempat yang sama juga digelar pertandingan final yang merupakan ajang pencarian bakat menuju juara dunia yang di komandoi oleh Chris John. Pertandingan yang bertajuk “Indonesian Boxing Championship” mempertemukan antara Petinju dari Sulawesi Utara Waldo Sabu Vs Jason Butar Butar Petinju asal Sumatra Utara. 
 
Pertandingan pun tidak kalah seru, dari 10 ronde yang direncanakan, para petinju mampu bertahan  sampai ronde tersebut seakan tidak ada kehabisan tenaga. Dengan semangat membara untuk menjadi juara bahkan menjadi penerus sang legenda Chris John, kedua petinju menunjukan kelasnya. Setelah pertandingan yang begitu panjang dan melelahkan, akhirnya dimenangkan Petinju Sulut, Waldo Sabu dengan menang angka 94-96. [rls/wrt]


Minggu, 27 November 2016 | 21:00 WITA


TAGS: tinju amatir profesional



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: