Telkom Bantu UKM Layanan Transaksi Online

Sabtu, 13 Agustus 2016 | 08:10 WITA

Telkom Bantu UKM Layanan Transaksi Online

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Bogor. PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) berikan kemudahan kepada pelaku UKM dalam memajukan usahanya dengan palayanan transaksi pembayaran secara online.
 
"Mulai Juni 2016, Telkom melalui Finnet Indonesia meluncurkan program Finpay Link dan Finpay Invoice yakni layanan terbaru memudahkan UKM untuk melakukan transaksi pembayaran secara online," kata Direktur Utama PT Finnet Indonesia Nlam Dzikri di Bogor, Jumat (12/8/2016).
 
Nlam mengatakan, sejak Juni lalu ada 100 UKM se Indonesia yang sudah melakukan perjanjian kerja sama untuk menggunakan layanan Finpay, dan terdapat 300 lebih UKM yang sudah mendaftarkan diri.
Ia menjelaskan, Finpay hadir untuk membantu UKM dalam mengembangkan usahanya agar dapat bertransaksi secara online.
 
"Layanan ini memudahkan UKM untuk memproses secara cepat pesanannya, dan dari sisi keamanan, terhindar dari transaksi uang palsu," katanya.
 
Menurut Nlam, tahap awal layanan Finpay baru diperkenalkan secara luas di wilayah Jabodetabek dan juga Jawa. Kota Bogor merupakan kota yang potensial sektor UKM-nya.
 
Ia mengatakan, data dari Kementerian Koperasi dan UMKM, jumlah UMKM di Tanah Air, ada 37 persen dari total 33 juta UKM di Indonesia masih berjualan secara fisik (bertatap muka langsung).
 
"Sebagian lagi 50 persen sudah berjualan dengan media sosial, tetapi belum memanfaatkan pembayaran online," katanya.
 
Menurut Nlam, Telkom menangkap peluang tersebut dengan membantu UKM dapat mengakses layanan transaksi online yang dimiliki Finnet Indonesia.
 
"Peluang masih besar 90 persen, UMKM dapat mengakses kemudahan teknologi dan informasi dalam bertransaksi," katanya.
 
Ia menyebutkan, keuntungan dari teknologi digital transaksi online tidak terbatas ruang dan waktu bisa berjualan kapanpun, bisa berjualan dimanapun dan kapanpun bahkan bisa berjualan lintas negara.
 
"Aplikasi monitor stok, bisa merekam data pembeli siapa saja dan minatnya apa. Bisa lebih efisien, transkasa elektronik, aman dan nyaman," katanya.
 
Sementara itu, Elly salah satu pemilik usaha kripik di Jalan Bangbarung, mengatakan selama ini usaha dilakukan secara manual. Pembayaran ia layani melalui rekening bank.
 
Selama sebulan, nilai transaksi jual beli keripik yang diproduksi Elly mencapai Rp 4 juta.
 
"Selama ini sistem yang saya jalankan, transaksi lewat rekening bank. Adanya Finpay, memudahkan kami dalam bertransaksi," katanya. [bbn/idc/psk]


Sabtu, 13 Agustus 2016 | 08:10 WITA


TAGS: umkm bali jual beli mailaku bali




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1410