News

Warga Iran Ditembak Mati Usai Rayakan Kemenangan AS

 Kamis, 01 Desember 2022, 07:13 WITA

beritabali.com/cnnindonesia.com/Warga Iran Ditembak Mati Usai Rayakan Kemenangan AS

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Seorang warga Iran ditembak mati oleh pasukan keamanan setelah merayakan kemenangan Amerika Serikat (AS) yang menyingkirkan tim nasional negaranya di Piala Dunia 2022. Iran tersingkir dari Piala Dunia oleh AS di Qatar, menarik tanggapan beragam dari pendukung pro dan anti-rezim.

Banyak yang menolak untuk mendukung tim nasional sebagai respons atas tindakan keras pemerintah terhadap gelombang protes kematian Mahsa Amini dalam tahanan. Mehran Samak (27), ditembak mati setelah membunyikan klakson mobilnya di Bandar Anzali, sebuah kota di pantai Laut Kaspia barat laut Teheran, kata kelompok hak asasi manusia.



Samak "menjadi sasaran langsung dan ditembak di kepala oleh pasukan keamanan... menyusul kekalahan tim nasional melawan Amerika", kata kelompok Hak Asasi Manusia Iran (IHR) yang berbasis di Oslo, dikutip dari AFP, Kamis (1/12).

Pusat Hak Asasi Manusia di Iran (CHRI) yang berbasis di New York juga melaporkan bahwa warga tersebut telah dibunuh oleh pasukan keamanan saat merayakan. Pasukan keamanan Iran telah menewaskan sedikitnya 448 orang dalam tindakan keras terhadap demonstran, termasuk 60 anak di bawah usia 18 tahun dan 29 wanita, menurut IHR.



Iran mengakui lebih dari 300 tewas dalam demo berdarah buntut protes kematian Mahsa Amini yang sudah berlangsung dua bulan. Kepala divisi luar angkasa Pengawal Revolusi Iran (IRGC), Jenderal Amirali Hajizadeh, mengatakan semua warga Iran terdampak kematian Amini.

"Saya tak punya gambaran terbarunya, tetapi saya kira mungkin lebih dari 300 orang syuhada dan orang terbunuh di negeri ini, termasuk anak-anak, sejak kejadian ini," kata Hajizadeh, seperti dikutip English Al Arabiya.(sumber: cnnindonesia.com)

Penulis : bbn/net

Editor : Juniar




Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.