Kesehatan

Tujuh Minuman Untuk Menurunkan Asam Urat, Usir Nyeri Yang Tak Tertolong

 Selasa, 06 Desember 2022, 10:47 WITA

beritabali.com/cnnindonesia.com/Tujuh Minuman Untuk Menurunkan Asam Urat, Usir Nyeri Yang Tak Tertolong

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Kadar asam urat dalam darah perlu dijaga. Jika tak dikontrol, kadar asam urat yang tinggi bisa memicu peradangan pada persendian.

Kadar asam urat yang normal berada pada angka 7mg/dL. Jika lebih dari itu, maka Anda perlu berupaya untuk menurunkannya.

Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan mengonsumsi beberapa minuman untuk menurunkan asam urat.

Asal urat sendiri merupakan produk limbah dalam darah. Asam urat terbentuk saat tubuh terlalu banyak mendapatkan asupan purin.

Gejala Penyakit Asam Urat

Umumnya, asam urat bisa larut dalam darah dan keluar dari tubuh melalui urine. Namun, dalam beberapa kasus, asam urat yang terlalu tinggi bisa membentuk kristal pada persendian dan memicu peradangan yang terasa sangat menyakitkan.

Berikut beberapa gejala penyakit asam urat yang ditimbulkan, mengutip Health Site:

- nyeri intens pada persendian,
- sendi terasa kaku,
- sulit bergerak,
- kemerahan dan bengkak.

Minuman untuk Menurunkan Asam Urat

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengonsumsi beberapa minuman untuk menurunkan asam urat. Mengutip berbagai sumber, berikut beberapa minuman yang bisa jadi pilihan.

1. Teh hijau

Teh hijau dikenal kaya akan manfaat kesehatan, termasuk di antaranya untuk mengelola kadar asam urat. Sebuah penelitian menemukan, konsumsi teh hijau dalam jumlah sedang secara teratur dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. 

Senyawa antioksidan yang ditemukan dalam teh hijau juga membantu mengatasi peradangan akibat asam urat tinggi.

2. Susu rendah lemak atau skim

Segelas susu rendah lemak atau susu skim bisa membantu mengurangi kadar asam urat dalam darah.


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.