News

Tradisi 'Betetulaq' untuk Menolak Bala, Sudah Ada Sejak Abad XVI

 Kamis, 11 Agustus 2022, 09:24 WITA

beritabali/ist/Tradisi 'Betetulaq' untuk Menolak Bala, Sudah Ada Sejak Abad XVI.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, NTB. 

Masyarakat di Kelurahan Rembiga Kota Mataram memiliki Tradisi Betetulaq untuk menyambut tahun baru Islam yang jatuh setiap tanggal 1 bulan Muharram Tahun Hijriah. 



Tradisi tersebut telah berlangsung sejak abad ke-16 sampai sekarang. Betetulaq atau Tolak Bala juga dipercaya sebagai sebuah tradisi untuk menolak bala.

Selasa (9/8), Wali Kota Mataram Mohan Roliskana hadir pada acara tradisi Betetulaq yang diselenggarakan oleh masyarakat Rembiga Timur tersebut. Bahkan dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Mohan Roliskana mendapat sematan selendang khas Lombok oleh tokoh adat Rembiga Timur.

Mohan mengaku sangat merindukan acara syukuran penuh kebatinan seperti Betetulaq ini, sebagai simbol atau identitas masyarakat lokal.

“Hampir tiga tahun tidak bisa dilaksanakan karena musibah dan lain-lain, acara ini penuh sentuhan emosional, terasa sekali bentuk kebatinan atas penghargaan yang diberikan. Saya sampai menitikkan air mata waktu duduk tadi. Acara seperti ini penting untuk menjaga identitas sebagai khazanah yang sangat berharga,” ujar Mohan, yang diberikan Gelar Pengeraksa Buana dalam Acara Ritual Betetulak dan Peresmian Kemaliq Gedeng Rembiga Kerekok bertempat di Gedeng Kemaliq Rembiga Jalan Jenderal Sudirman Rembiga Timur, Selasa (9/8).

Hadir dalam Kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Camat Selaparang, Lurah Rembiga, tokoh adat, tokoh Agama, dan tokoh masyarakat.

Di kesempatan ini Mohan berpesan, agar acara tradisional seperti ini dapat terus lestari di Kota Mataram.

Pemuda – pemudi di Kelurahan Rembiga Mataram telah berdandan mengenakan pakaian adat khas suku Sasak. Mereka  berbaris di mulut gang Mentawai, Lingkungan Rembiga Timur Kelurahan Rembiga Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pagar barisan itu merupakan bentuk sambutan terhadap kedatangan Walikota.


Halaman :