News

Temukan Omicron, Afsel Kecewa Merasa Dihukum Banyak Negara

 Selasa, 30 November 2021, 13:10 WITA

beritabali.com/ist/suara.com/Temukan Omicron, Afsel Kecewa Merasa Dihukum Banyak Negara

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Afrika Selatan melontarkan keluhan karena merasa sedang dihukum - bukannya dipuji - setelah menemukan Omicron, varian baru Covid-19.

Pernyataan dari Kementerian luar negeri Afrika Selatan itu muncul ketika negara-negara di seluruh dunia membatasi perjalanan dari Afsel setelah munculnya rincian penyebaran varian Omicron.

Bukti awal menunjukkan Omicron memiliki risiko infeksi ulang yang lebih tinggi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Jumat bahwa varian baru itu sudah "menjadi perhatian".

Beberapa kasus kini telah diidentifikasi di Eropa - dua di Inggris, dua di Jerman, satu di Belgia dan satu lagi di Italia, sementara kasus yang dicurigai ditemukan di Republik Ceko.

Israel, di mana varian baru itu telah dikonfirmasi, telah memutuskan untuk melarang semua orang asing memasuki negara tersebut mulai Minggu tengah malam.

Tindakan itu akan berlangsung selama 14 hari, menurut Times of Israel.

Kasus Omicron juga telah terdeteksi di Botswana, Hong Kong dan Israel.

Ratusan penumpang yang tiba di Belanda dari Afrika Selatan langsung dites terkait varian baru itu.

Sebanyak 61 orang dari dua penerbangan KLM positif Covid-19 dan telah dikarantina di sebuah hotel dekat bandara Schiphol Amsterdam sementara mereka menjalani tes lebih lanjut, kata pejabat Belanda.

Belanda saat ini sedang berjuang dengan lonjakan kasus yang memecahkan rekor. Lockdown sebagian diperpanjang dan mulai berlaku pada Minggu malam.

Varian baru Omicron pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November.


Halaman :