News

Ratusan Taksi Nganggur Dimanfaatkan Jadi Kebun Sayur

 Senin, 20 September 2021, 13:05 WITA

beritabali.com/ist/suara.com/Ratusan Taksi Nganggur Dimanfaatkan Jadi Kebun Sayur

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Ratusan taksi yang nganggur karena terdampak pandemi kini disulap jadi kebun sayur dan ternak katak yang produktif. Menyadur Phnom Penh Post Minggu (19/9/2021), taksi-taksi yang disulap ini ada di salah satu garasi di Thailand. 

Salah satu pemilik Ratchapruk Taxi Garage, Thapakorn Assawalertkun mengatakan pihaknya tak punya pilihan lain agar bisa terus bertahan.

Ia memiliki tanggung jawab untuk tetap memberi makan para sopir taksi dan cicilan mobil tetap berjalan meskipun armada mereka sekarang rusak karena nganggur.

“Ini adalah pilihan terakhir kami,” ujar Thapakorn Assawalertkun. "Kami pikir kami akan menanam sayuran dan kolam katak untuk peternakan di atap taksi ini."

Thailand memberlakukan pembatasan ketat untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, termasuk jam malam. Wisatawan, yang biasanya menjadi andalan bisnis taksi Bangkok, telah menyusut menjadi hampir tidak ada karena aturan kejam itu.

Sebagai gantinya, ratusan taksi berwarna putih dan pink itu kini disulap jadi kebun sayur yang ditanami terong, cabai, mentimun, zucchini dan basil.

Bersama dengan kebun yang bermanfaat itu, ada kolam-kolam katak yang mereka pakai sebagai ternak untuk membantu memberi makan sopir dan karyawan yang tak bekerja.

Jika hasil panennya bagus, mereka berencana untuk menjual kelebihannya di pasar lokal.

“Menanam sayuran di atas atap tidak akan merusak taksi karena sebagian besar sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi. Mesin rusak, ban kempes. Tidak ada yang bisa dilakukan,” kata Thapakorn.

Dalam salah satu unggahan akun Youtube David Found, terlihat bagaimana taksi-taksi itu berubah jadi kebun mini dengan banyak sayuran yang tumbuh di atapnya.(sumber: suara.com)

Penulis : bbn/net




Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.