News

Mamat Alkatiri Buka Suara Soal Laporan Hillary Brigitta

 Rabu, 05 Oktober 2022, 17:25 WITA

bbn/Youtube/HAS creative/Mamat Alkatiri Buka Suara Soal Laporan Hillary Brigitta

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Komika Mamat Alkatiri merespons laporan dari Anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem Hillary Brigitta Lasut atas dugaan pencemaran nama baik.

"Selamat membangun opini dengan caption dan potongan video di Instagram, waktu dan tempat kami persilakan," tulis Mamat Alkatiri lewat akun Twitter pribadi pada Selasa (4/10) malam.

Untuk diketahui, Hillary Brigitta Lasut melaporkan Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik yang dibuat pada 3 Oktober 2022.

Dalam keterangan unggahan di Instagram, Brigitta menyayangkan penggunaan kata-kata kasar dalam materi roasting yang disampaikan Mamat Alkatiri.



Menurutnya, penggunaan kata kasar tidak cocok digunakan sebagai kritik. Penggunaan kata kasar, kata Brigitta, termasuk bully atau pelecehan verbal.

"Yang bilang an***g dan t*i bukan penghinaan coba aja kalo dia ngomong begini ke ibu atau anak kalian memang pejabat publik boleh dikritik. Tapi setahu saya di Indonesia mau dia pejabat publik mau dia pembantu rumah tangga, tetap tidak boleh di-bully apalagi dimaki," tulis Brigitta dalam unggahannya.

"Enggak usah bawa-bawa saya pejabat publik harus siap dikritik deh. T*i dan go***k bukan kritik. Itu bully dan verbal harrasment," lanjutnya.

Sebagai mahasiswa hukum, Briggita mengaku melaporkan Mamat bukan karena takut disebut antikritik. Namun, menurutnya, laporan tersebut untuk menegakkan hukum bagi dirinya sendiri.

Buntut dari laporan pencemaran nama baik itu, nama Mamat Alkatiri menjadi trending topic. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Selasa (4/10) pukul 20.25 WIB, nama Mamat telah dicuitkan lebih dari 4,1 ribu kali. (Sumber: CNN Indonesia)

Penulis : bbn/net

Editor : Indah






Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.