News

Kronologi Rumor Xi Jinping Dikudeta Jenderal China

 Kamis, 29 September 2022, 22:30 WITA

beritabali.com/cnnindonesia.com/Kronologi Rumor Xi Jinping Dikudeta Jenderal China

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Presiden China Xi Jinping baru-baru ini menjadi sorotan setelah rumor dirinya dikudeta menyebar luas di media sosial terutama Twitter. Rumor kudeta ini muncul menjelang Kongres Partai Komunis China (PKC) yang akan berlangsung pad 16 Oktober mendatang. Dalam kongres ini, Xi digadang-gadang akan dipilih lagi menjadi presiden China untuk ketiga kalinya.

Rumor Xi Jinping dikudeta pertama kali tersebar dari jaringan pemberontak China, lalu merebak dan diangkat media India. Ini membuat tagar #kudetaChina menjadi tren di Twitter pada akhir pekan lalu.

Rumor itu semakin panas kala muncul klaim pembatalan banyak penerbangan dari dan menuju ibu kota Beijing hingga video mobilisasi kendaraan militer yang berjejer di jalanan ibu kota.

Selain itu, sosok Xi yang "menghilang" dan pemerintah China yang bungkam saat dikonfirmasi memicu rumor kudeta semakin meluas. Xi terakhir kali terlihat di publik dalam KTT Kerja Sama Organisasi Shanghai (SCO) di Uzbekistan pada 15-16 Oktober. 

Pertemuan di Uzbekistan itu menjadi perjalanan luar negeri perdana Xi sejak dua tahun terakhir pandemi Covid-19 terjadi. Setelah pertemuan itu Xi tak lagi muncul ke publik terutama saat rumor kudeta muncul.

Selain diisukan dikudeta, Xi bahkan disebut menjadi tahanan rumah di Beijing. Seorang jenderal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), Li Qiaoming, diisukan menjadi sosok yang menggantikan Xi di pucuk kepemimpinan.

Di tengah rumor, Xi pun akhirnya muncul ke publik saat menghadiri sebuah pameran di Beijing pada Selasa (27/9). Dalam acara itu, Xi tampak mengenakan masker dan menjelajahi seluruh karya yang dipamerkan di Aula Pameran Beijing. Pameran ini menyuguhkan pencapaian China selama Xi berkuasa.

Kedatangan Xi di acara tersebut diberitakan oleh media pemerintah China CCTV.

Sebagaimana diberitakan CNN, Xi didampingi oleh Perdana Menteri Li Keqiang dan pejabat tinggi lain, termasuk seluruh anggota Komite Tetap Politbiro. 

Dilansir CNN, rumor kudeta juga mudah tersebar luas karena sistem politik China yang buram dan sangat tertutup. Kebanyakan keputusan penting pemerintah dibuat secara rahasia dan tertutup, termasuk kongres PKC Oktober nanti yang menentukan siapa pemimpin China selanjutnya. 


Halaman :





Tonton Juga :





Trending