News

Krisis Energi Melanda Dunia, Negara Ini Paling Merana

 Kamis, 27 Oktober 2022, 03:19 WITA

beritabali.com/cnbcindonesia.com/Krisis Energi Melanda Dunia, Negara Ini Paling Merana

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Badan Energi Internasional (IEA) menyebut negara-negara berkembang di dunia merupakan korban paling 'menyedihkan' dari krisis energi yang terjadi saat ini. Fakta ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol.

"Bukan Amerika Serikat (AS) yang akan paling menderita dari harga energi yang tinggi," kata Birol, dikutip CNBC International, Rabu (26/10/2022).

Birol mengatakan mereka yang akan terkena dampak paling parah termasuk negara-negara pengimpor minyak di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Ini akibat harga impor yang lebih tinggi dan mata uang negara mereka yang lebih lemah.

Negara-negara pengimpor minyak Timur Tengah dan Afrika Utara, termasuk Djibouti, Sudan, Maroko dan Pakistan, juga menjadi salah satu dari korban krisis energi.

"Kita berada di tengah-tengah krisis energi global pertama yang sesungguhnya," kata Birol. "Dunia kita belum pernah menyaksikan krisis energi dengan kedalaman dan kompleksitas ini."

Dia menambahkan bahwa pasar minyak akan terus melihat volatilitas selama perang Rusia di Ukraina berlangsung.

Belum lama ini, OPEC+ juga setuju untuk memberlakukan pengurangan produksi pada awal Oktober. Langkah ini diambil untuk memacu pemulihan harga minyak mentah meskipun ada seruan dari AS untuk memompa lebih banyak untuk membantu ekonomi global.

Birol menyebut keputusan itu belum pernah terjadi sebelumnya, dan menyamakan langkah dengan aliansi energi itu sama saja seperti mencetak gol bunuh diri.

Hasil dari kenaikan harga akan menjadi ekonomi yang menggoda dengan resesi, yang dia sebut akan menyebabkan lingkungan yang tidak baik untuk pembeli maupun penjual.


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Trending