News

Keterangan Para Pelaku Berbeda-Beda

 Rabu, 16 November 2016, 23:04 WITA

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Tabanan. 

Polresta Denpasar hingga kini sudah berhasil menangkap 5 pelaku pembunuhan keluarga Made Purnabawa di Kampial, Badung, Bali. Dalam pemeriksaan petugas, keterangan para pelaku berbeda-beda satu dengan yang lain. Salah seorang pelaku yakni Safaat alias Herman mengaku terus terang telah menghabisi Made Purnabawa bersama pelaku lainnya dengan menggunakan kayu.

“Saya ikut bantu bunuh yang laki (Made Purnabawa). Saya mau ikut membunuh karena dijanjikan upah sebesar Rp 20 juta oleh Heru (mantan supir purnabawa), tapi sampai kini belum saya terima,”jelas Herman, hari ini, di Polresta Denpasar.

Keterangan Herman yang mengaku membunuh dengan bayaran Rp 20 juta, berbeda dengan keterangan pelaku lainnya Abdul Kadir. Sebelumnya, Abdul Kadir mengatakan ikut membunuh karena para pelaku dijanjikan upah masing-masing Rp 10 juta oleh Heru.

Sementara pelaku lainnya Sugiono, mengaku tidak ikut membunuh keluarga Made Purnabawa. “Saya hanya ikut membantu membuang jenazah ( made,istrinya, dan putrinya yang masih duduk di kelas empat SD), saya tidak ikut membunuh. Saya dikasi uang Rp 1 juta,”jelas Sugiono.

Keterangan Sugiono berbeda dengan keterangan pelaku lainnya yakni Abdul Kadir dan Heru yang menyatakan pembunuhan dilakukan bersama-sama oleh Hadi (masih buron), Abdul Kadir, Safaat alias Herman, dan Sugiono. Sementara Heru hanya memberi perintah dan mengamati jalannya pembunuhan bersama istrinya Putu Anita.

Perburuan terhadap pelaku pembunuhan keluarga Made Purnabawa di kabupaten Badung Bali hingga kini masih terus dilakukan. “Saat ini petugas gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali mengejar dua pelaku lagi hingga ke wilayah Jawa Tengah,”ujar Kasubag Humas Polresta Denpasar, AKP Ida Made Sarjana, hari ini.  

Hingga saat ini, petugas Polresta Denpasar dan Polda Bali sudah berhasil membekuk 5 orang pelaku pembunuhan keluarga Made Purnabawa. Kelimanya masih diperiksa intensif di Mapolresta Denpasar karena keterangan masing-masing tersangka terkait pembunuhan itu berbeda satu dengan yang lainnya.

Selain lima pelaku yang sudah berhasil dibekuk, tim gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali kini masih mengejar dua orang pelaku lainnya yakni Hadi dan Assaad. Hadi diduga ikut melakukan pembunuhan, sementara Assaad diduga merupakan penadah mobil kijang innova milik korban Made Purnabawa. Informasi terakhir menyebutkan pelaku bernama Hadi sudah berhasil dibekuk di wilayah antara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Namun informasi ini dibantah pihak Polresta denpasar. 
 

Penulis : bbn/psk




Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Tabanan 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending