News

Kasus Stunting di Tabanan Tergolong Rendah

 Selasa, 25 Januari 2022, 11:15 WITA

bbn/ilustrasi/Kasus Stunting di Tabanan Tergolong Minim.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Tabanan. 

Jumlah stunting di kabupaten Tabanan tergolong masih rendah secara nasional termasuk provinsi Bali dilihat pada 2021. 

Sebanyak 20.311 balita menjadi target sasaran di tahun 2021, prevalensi kasus stunting balita di Tabanan hanya diangka 9, 2 persen atau sebanyak 1.869 orang. Angka ini di bawah angka provinsi Bali 10,9 persen. 

Termasuk juga prevalensi berat badan menurut tinggi badan, Tabanan hanya di angka 4,1 persen. Sesuai standar WHO, kabupaten Tabanan berada pada status gizi baik.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan, I Made Supardiyadnya menjelaskan, status gizi balita dinilai menurut 3 indeks, yaitu Berat Badan menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan menurut Umur (TB/U), Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB). 

Dari hasil survey status gizi Indonesia. Dari hasil survey status gizi Indonesia, yang telah dilakukan maka sesuai dengan standar WHO kabupaten Tabanan berada pada status gizi baik. Dimana prevalensi balita pendek kurang dari 20 persen , Tabanan hanya ada di 4,7 persen dan prevalensi balita kurus kurang dari 5 persen, Tabanan hanya di 4,1 persen.

Dijelaskan Supardi, kasus gizi buruk itu terjadi bukan karena kekurangan asupan gizi, namun karena adanya penyakit penyerta. 

“Penyakit penyerta itu seperti jantung bocor, bronchitis hingga gangguan tumbuh kembang, termasuk juga banyak faktor lainnya seperti sanitasi lingkungan dan makanan,” paparnya, Senin (24/1).


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Tabanan 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending