News

Fakta Kemunculan Dua Tanda Kiamat di Israel

 Selasa, 21 Februari 2023, 00:01 WITA

beritabali.com/cnbcindonesia.com/Fakta Kemunculan Dua Tanda Kiamat di Israel

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Dunia. 

Baru-baru ini dunia dihebohkan dengan munculnya dua tanda kiamat di Israel. Tanda-tanda akhir zaman sendiri diketahui telah dituliskan di setiap kitab suci yang diakui di dunia.

Lantas apa saja dua tanda kiamat yang membuat geger tersebut?

Pertama adalah lahirnya sapi merah di Israel pada 2018 lalu. Dalam Yudaisme, kemunculan sapi merah merupakan tanda akhir zaman.

Mengutip news.com.au, Temple Institute di Yerusalem mengumumkan kelahiran anak sapi itu di YouTube, mengatakan bahwa anak sapi tersebut akan menjalani "pemeriksaan ekstensif" untuk menentukan apakah seluruh tubuhnya berwarna merah.

Adapun jika bayi sapi betina ditemukan "bebas noda", Institut akan menyatakan bahwa anak sapi tersebut "membawa janji untuk mengembalikan kemurnian Alkitab kepada dunia".

Terlepas dari apakah tanda-tanda tersebut dapat diartikan secara harfiah atau tidak, baik dalam agama Kristen maupun Yudaisme, lembu merah merupakan pusat prediksi tentang "akhir zaman".

Setelah mengorbankan sapi merah, pembangunan Kuil Ketiga di Yerusalem dapat dimulai. Temple Institute dan kelompok lain di seluruh dunia didirikan dengan tujuan membangun Bait Suci Ketiga di Gunung Moria, atau di Bukit Bait Suci.

Sapi merah adalah sapi yang dibawa ke kepada imam untuk dikorbankan. Kaum fundamentalis Yahudi dan Kristen percaya bahwa begitu sapi merah lahir, mereka akan dapat membangun kembali Kuil Ketiga di Temple Mount di Yerusalem.

Tapi untuk melakukan ini, mereka harus menghancurkan apa yang berdiri di atas bukit hari ini - Dome of the Rock, sebuah kuil suci umat Islam. Rabbi Chain Richman, direktur Temple Institute, percaya waktunya sudah matang untuk membangun Kuil Ketiga, setelah kelahiran lembu merah.


Halaman :





Tonton Juga :





Trending