News

Fadli Zon Bela Mamat Alkatiri usai Dilaporkan Brigitta Lasut

 Selasa, 04 Oktober 2022, 23:06 WITA

bbn/Suara.com/Fadli Zon Bela Mamat Alkatiri usai Dilaporkan Brigitta Lasut

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan bahwa kritik yang disampaikan oleh komika Mamat Alkatiri masih dalam batas wajar.

Meskipun Mamat beberapa kali menggunakan kata kasar, menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah bumbu komedi.



Pernyataan itu disampaikan Fadli merespons langkah anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem Hillary Brigitta Lasut melaporkan komika Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.

Fadli mengaku bahwa dirinya ikut menjadi pembicara dalam acara yang menghadirkan Brigitta dan Mamat. Bahkan, menurutnya, dirinya juga sempat kena roasting seperti Brigitta.

"Sy ikut sbg pembicara pd diskusi itu. Setelah selesai ikut di-roasting oleh Mamat Alkatiri. Menurut sy wajar kritik2nya, memang sesekali ada kata kasar. Tp itulah "bumbu" komedi," cuit Fadli lewat akun Twitter miliknya, @fadlizon, Selasa (4/10).

Fadli menambahkan, dirinya terhibur dan terpingkal-pingkal dengan kritik yang disampaikan Mamat dalam bentuk komedi.



Sebelumnya, Brigitta melaporkan Mamat ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Alasan Brigitta bukan karena takut disebut antikritik tetapi untuk menegakkan hukum bagi dirinya sendiri.

Pernyataan tersebut disampaikan Brigitta di caption unggahan di media sosial Instagram miliknya.

"Untuk apa mahasiswa hukum belajar hukum kalau tidak mampu menegakkan hukum. Saya sudah berjuang belajar sampai S3 hukum, kalau hanya karena rasa tidak enak atau takut dibilang antikritik lalu saya tidak menegakkan hukum untuk diri saya sendiri, maka saya tidak pantas dibilang mahasiswa hukum," tulis Brigitta Lasut, dikutip Selasa (4/10).

Brigitta menyayangkan penggunaan kata kasar dalam materi roasting Mamat. Menurut Brigitta, penggunaan kata kasar tidak pas untuk digunakan sebagai kritik. Penggunaan kata kasar, kata dia, lebih tepat masuk kategori bully atau pelecehan verbal. (Sumber: CNN Indonesia)

Penulis : bbn/net

Editor : Indah




Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.