News

Dinkes Bali Rencana Pekerjakan Penyintas Gangguan Kejiwaan Jadi ASN

 Senin, 16 Oktober 2023, 09:57 WITA

beritabali/ist/Dinkes Bali Rencana Pekerjakan Penyintas Gangguan Kejiwaan Jadi ASN.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Dinas Kesehatan Provinsi Bali berencana mengangkat penyintas gangguan kejiwaan untuk bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah dinyatakan sembuh dari perawatan dari RSJ Bangli.

"Ini inovasi baru kedepan nanti penyintas di RSJ Bangli bisa ditampung sementara di balai pelatihan kerja selanjutnya diteruskan ke instansi pemerintah, kita pekerjakan disana. Mudah-mudahan pihak swasta juga bisa menampung mereka juga, dengan catatan mereka benar-benar sembuh dan sudah dilatih keterampilan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M. Kes saat memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) di Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Minggu (15/10/2023).

Lebih lanjut, kata dia, hal ini sebagai salah satu strategi untuk mengubah stigma masyarakat bahwa orang dengan gangguan jiwa bisa sembuh, bisa berkarya dan menghidupi keluarganya.

Selain stigma masyarakat, pelayanan yang kurang maksimal juga merupakan salah satu kendala. Berdasarkan data Rencana Strategis (Renstra) Provinsi Bali tahun 2023, diprediksi ada 21.457 orang dengan gangguan kesehatan jiwa di mana dalam tahun 2022 hanya sekitar 88,5 persen yang sudah mendapat pelayanan. Namun pada tahun 2023 ini yang sudah mendapat pelayanan hanya mencapai 25 persen.

Di sisi lain data Polri di Bali, kasus bunuh diri sepanjang periode Januari - Juli 2023 sekitar kurang lebih 61 kasus. Gede Anom menyebut fenomena ini seperti gunung dan perlu mendapat perhatian dari semua pihak.

Sementara, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar I Gusti Rai Putra Wiguna mengapresiasi upaya Dinkes untuk mempekerjakan penyintas gangguan kejiwaan. Namun, ia menekankan strategi tersebut bukan sebagai hadiah atau apresiasi melainkan sudah sepatutnya hak mereka yang juga dipenuhi.


Halaman :





Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending