News

Curi HP Teman untuk Bayar Kos, 2 Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

 Rabu, 09 Juni 2021, 21:45 WITA

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Buleleng. 

Polres Buleleng menangkap dua pelaku pencurian handphone yakni PAS alias TA (17) dan PEA alias E (18). 

Menurut informasi, pengungkapan peristiwa pencurian handphone ini bermula dari adanya laporan korban warga Kelurahan Penarukan ke Polres Buleleng. Dalam laporannya korban, menyebutkan bahwa HP miliknya raib di rumah kos yang ada di wilayah Desa Sambangan.

Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, penyelidikan mengarah kepada dua orang yakni TA warga Kelurahan Beratan, dan E warga Kecamantan Sukasada. Ketika diinterogasi, keduanya pun mengakui perbuatannya.

Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Buleleng, Ipda Kevin Simaptupang mengatakan, kedua tersangka diamankan di dua tempat yang berbeda. Barang bukti dimankan 1 unit handphone milik korban yang dicuri oleh kedua tersangka. 

Kejadian ini bermula dari, korban mendatangi rumah kos temannya untuk menggelar acara, Selasa 2 Maret lalu. Saat itu, handphone milik korban ditaruh di dalam kamar kos temannya. Lalu sekitar pukul 05.00 WITA, korban saat akan mengambil Handphone miliknya ternyata sudah tidak ada.

Korban pun melaporkan kejadian ini ke Mapolres Buleleng. Menurut Ipda Kevin, handphone itu diambil ketika korban dalam kondisi lengah. Tersangka TA bertugas mengambil Hp milik korban dan menyembunyikan di bawah sofa. 

Sedangkan, untuk tersangka E mengambil dari sofa dan pergi ke rumahnya. Selanjutnya, handphone itu sempat digadaikan oleh kedua tersangka sebesar Rp500 ribu, hasilnya lalu dibagi dua, untuk keperluan hidup mereka sehari-hari. 

"Awalnya kami amankan tersangka TA, dari keterangannya akhirnya tersangka lain kami amankan juga. Mereka melakukan aksinya secara bersama-sama dengan peran yang berbeda-beda," ujar Ipda Kevin.

Sementara itu tersangka TA mengaku, nekat mencuri Hp milik temannya untuk membayar uang sewa kamar kos. Tersangka TA dan E pun melancarkan aksi pencurian handphone itu, ketika teman-temannya sudah dalam kondisi mabuk. 

"Pakai bayar kost Rp400 ribu. Saat itu sudah mabuk temannya," pungkasnya.

Akibat perbuatannya tersebut, kini tersangka TA dan E terancam dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP tentang pencurian pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara.

Penulis : bbn/bul




Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending