News

Bendesa Tersangka, Parta: Sanksi Pengusiran Krama Tidak Tepat

 Senin, 11 Oktober 2021, 17:05 WITA

beritabali/ist/Bendesa Tersangka, Parta: Sanksi Pengusiran Krama Tidak Tepat.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Gianyar. 

Bendesa Adat Jro Kuta Pejeng, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring Cokorda Gde Putra Pemayun belum ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kejaksaan Negeri Gianyar masih menunggu pelimpahan dari Polres Gianyar. "Berkas lengkap tinggal pelimpahan tersangka dan barang bukti, tapi saat ini belum," jelas Kasi Intel Kejari Gianyar Gede Ancana didampingi Kasi Pidum I Wayan Sukardiasa seizin Kepala Kejari Gianyar Ni Wayan Sinaryati saat ditemui Senin (11/10). 

Kenapa belum, Gede Ancana menyarankan untuk konfirmasi ke Polres Gianyar. "Tergantung Polres. Kita di posisi menunggu kapan diserahkan, apa kendalanya tanya disana," ujar Ancana. 

Bahkan dikatakan, berkas sudah P-21 alias lengkap pergantian tanggal 27 Agustus 2021. Biasanya batas waktu pelimpahan sebulan pasca penetapan tersangka. 

"Ada batas waktu sebulan. Kalau belum ya kita bersurat lagi, menanyakan," jelasnya. 

Tersangka Bendesa Cok Pemayun kata Ancana disangkakan dugaan pemalsuan isi dari surat permohonan sertifikat. "Diduga melanggar Pasal 263 KUHP," jelasnya. 

Terpisah, kasus adat ini mendapat atensi dari Anggota DPR RI Nyoman Parta. Politisi asal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati ini meminta kepada pemerintah dan aparat kepolisian untuk memberikan perlidungan kepada krama yang dikenakan sanksi. 

Parta menilai dengan penetapan tersangka Bendesa, berarti proses pensertifikatan tersebut cacat hukum. 

"Berati ada petunjuk awal bahwa proses pensertifkatan itu cacat hukum. Sehingga apa  yang dilakukan oleh mereka yang keberatan tanah miliknnya dijadikan tanah  PKD berati benar," jelasnya. 

Dengan demikian pula, sanksi kanorayang atau kesepekan tersebut dinilai tidak tepat. "Tidak pas ditimpakan kepada mereka," ujarnya. 


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Gianyar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending