News

AS-China Terancam Perang Gegara Ini

 Selasa, 02 Agustus 2022, 12:05 WITA

beritabali.com/cnbcindonesia.com/AS-China Terancam Perang Gegara Ini

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

China diminta agar tak bereaksi berlebihan terhadap perjalanan Nancy Pelosi ke Taiwan. Di mana ia disebut memiliki hak untuk mengunjungi pulau yang memiliki pemerintahan sendiri meskipun Beijing melihatnya sebagai tantangan yang sangat provokatif.

"China tidak perlu mengubah kunjungan Pelosi menjadi krisis," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada wartawan, dikutip AFP.

"Tidak jarang para pemimpin kongres melakukan perjalanan ke Taiwan ... Kita seharusnya sebagai sebuah negara, tidak boleh terintimidasi oleh retorika itu, atau tindakan potensial itu. Ini adalah perjalanan penting bagi anggota senat dan kami akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk mendukungnya," tambahnya.



Sebelumnya dalam panggilan telepon Kamis, Presiden China Xi Jinping memperingatkan AS. Presiden Joe Biden, kata Xi, harus mematuhi prinsip satu-China.

"Jangan yang bermain api akan binasa karenanya," tegasnya kala itu.

Biden sendiri memberi tahu Xi bahwa kebijakan AS di Taiwan tidak berubah. Menurutnya Washington sangat menentang upaya sepihak untuk mengubah status quo atau merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Pengamat memperingatkan balasan China yang tak akan diduga. Kemungkinan pertempuran militer bisa terjadi.

"China akan merespons dengan tindakan balasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang terkuat yang pernah diambil sejak krisis Selat Taiwan," kata Shi Yinhong, seorang profesor hubungan internasional di Universitas Renmin China.

"Jika Pelosi melanjutkan kunjungannya, Amerika Serikat pasti akan bersiap untuk menanggapi secara militer kemungkinan tanggapan militer China ... Situasi antara China dan AS akan sangat tegang," tegasnya lagi.(sumber: cnbcindonesia.com)

Penulis : bbn/net

Editor : Juniar


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.