News

10 Mahasiswa Ditahan karena Blokade Jalan Dijenguk Gubernur

 Kamis, 19 Mei 2022, 12:40 WITA

beritabali/ist/10 Mahasiswa Ditahan karena Blokade Jalan Dijenguk Gubernur.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sebelumnya, 10 aktivis mahasiswa ini ditangkap oleh Polres Kabupaten Bima karena diduga melakukan blokade jalan selama empat hari berturut-turut di pertigaan Desa Waro Kecamatan Monta Kabupaten Bima pada beberapa hari lalu.

Pada saat itu, 10 mahasiswa melakukan aksi untuk menuntut Pemda memperbaiki infrastruktur jalan di desa mereka yang disebut rusak. Para mahasiswa menuntut perbaikan infrastruktur 7 desa di wilayah tersebut.

Kasus ini lantas diambil alih oleh Polda NTB dan 10 mahasiswa tadi mendekam di tahanan Polda NTB.

Akibat penahanan 10 aktivis ini puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara NTB menggelar aksi di markas komando Polres Bima, Selasa (17/5).



Mahasiswa menuntut, 10 mahasiswa yang ditahan di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dikembalikan ke Polres Bima.

Koordinator Daerah BEM Nusantara Khairul menyatakan, selain meminta 10 mahasiswa itu dipulangkan, juga meminta proses penyidikan dihentikan. 

Bahkan Ketua Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) Mataram, Irwan melakukan upaya diplomasi terhadap pihak kepolisian yaitu Polda NTB serta Gubernur NTB agar 10 orang aktivis ini bisa dilakukan restoratif justice atas penahannya sehingga mereka bisa kuliah kembali. 

Sepuluh mahasiswa yang ditahan diduga sebagai provokator unjuk rasa dalam aksi blokir jalan. selama 4 hari. Mereka adalah AR (20 tahun), IT (20 tahun), dan ARH (20 tahun), dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima.


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.