Hukrim

Praktisi Hukum di Buleleng Soroti Peran Justice Collaborator

 Kamis, 18 Agustus 2022, 11:07 WITA

beritabali/ist/Praktisi Hukum di Buleleng Soroti Peran Justice Collaborator.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Buleleng. 

Viralnya kasus kematian brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, menjadi perhatian publik. Terlebih dengan diterimanya permohonan Barada E selaku tersangka sebagai Justice Collaborator dalam kasus tersebut, kini menjadi topik pembahasan dari para praktisi dan akademisi Hukum di wilayah Buleleng.



Menyikapi hal itu, LSM KoMPaK bekerjasama dengan Fakultas Hukum (FH) Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Selasa 16 Agustus 2022 dalam rangka menyambut HUT RI ke-77, menggelar Diskusi Hukum dengan tema yakni 'Peran Justice Collaborator Dalam Mengungkap Kasus-Kasus Tindak Pidana di Indonesia'.

Hadir dalam kesempatan sebagai narasumber Dekan FH Unipas, Dr. I Nyoman Gede Remaja, S.H., M.H selaku akademisi Hukum, lalu dari praktisi Hukum yakni I Nyoman Sunarta selaku Advokat dan KBO Satreskrim Polres Buleleng, Ipda Made Anayasa. Diskusi hukum ini juga diikuti sejumlah mahasiswa FH Unipas Singaraja, Undiksha dn STAH M Kuturan, bertempat di Auditorium Unipas.

Dekan FH Unipas, Nyoman Gede Remaja mengatakan, Justice Collaborator adalah suatu istilah dalam pengungkapan suatu tindak kejahatan yang dilakukan. Istilah ini menjadi tren di Indonesia dalam kasus kejahatan yang terkategori exra ordinary crime. 

"Justice Collaborator, seseorang berstatus pelaku atau bagian dari pelaku dan bersedia bekerjasama dengan penegak hukum untuk membuka tabir suatu kejahatan yang bersifat serius yang dilakukan terorganisir," kata Remaja. 

Beberapa pengalaman di banyak negara, peran Justice Collaborator sangat efektif untuk mengungkap kejahatan-kejahatan serius, yang memberikan dampak yang luar biasa kepada keadilan masyarakat. 

"Pengaturan Justice Collaborator di Indonesia dapat ditemukan dalam beberapa peraturan, terutama UU mengatur tentang perlindungan saksi dan korban dan juga dalam  SEMA nomor 4 tahun 2011," ujar Remaja.


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending