Hukrim

Kronologi Warga Jembrana Jadi Korban Penipuan Online, Tabungan Terkuras Rp798 Juta

 Senin, 06 Februari 2023, 21:15 WITA

beritabali/ist/Kronologi Warga Jembrana Jadi Korban Penipuan Online, Tabungan Terkuras Rp798 Juta.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.798.999.999 dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak bank dan Polres Jembrana. Setelah melakukan penyelidikan, Satreskrim Polres Jembrana berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka Eko Jaya Saputra di rumah mertuanya di Desa Tanjung Kodok, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan. 

"Dibantu dengan informasi dari perbankan terkait aliran dana dari rekening korban, akhirnya ditemukan pelaku dan dilakukan penangkapan," jelasnya.

Kapolres menjelaskan, saat ditangkap tersangka mengakui memang benar menghubungi korban. Dalam melancarkan aksinya, tersangka bekerja dari sebuah pondok dalam hutan dekat rumahnya Desa Lebung Gajah, Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir. 

"Tersangka menggunakan 3 unit handphone dalam melakukan aksinya," imbuhnya.

Tersangka dibantu oleh tiga orang temannya dengan peran berbeda. Tersangka sebagai penembak atau yang menghubungi korban sekaligus sebagai ketua dari kelompok tersebut, sedangkan 3 orang temanya bertindak sebagai pengacak atau pencari username dan password serta penarik atau penjual saldo jika aksinya tersebut berhasil. "Tiga orang teman tersangka masih DPO," imbuhnya.

Tersangka melakukan perbuatan penipuan secara online dari tahun 2019 sampai sekarang dan selama pelaku melakukan kejahatan tersebut sampai sekarang sudah mendapatkan keuntungan kurang lebih sebesar Rp 1,7 miliar. Uang dari hasil kejahatan tersebut pelaku gunakan untuk biaya hidup dan membeli satu unit mobil. 

"Semua barang bukti sudah diamankan, termasuk mobil hasil dari melalukan penipuan," jelasnya.

Kapolres menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka bermula mencari username dan password mobile banking korban dengan cara mencoba coba atau diacak, setelah mendapatkan kemudian tersangka meminta kode OTP yang telah terkirim ke korban melalui pesan telpon Whatsapp. 


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami








Hasil Polling Calon Bupati Jembrana 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending