Hukrim

Kasus Arka Wijaya Bergulir di Pengadilan, Terindikasi Adanya Kriminalisasi

 Rabu, 07 Februari 2024, 09:33 WITA

beritabali/ist/Kasus Arka Wijaya Bergulir di Pengadilan, Terindikasi Adanya Kriminalisasi.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Secara terpisah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, Ida Bagus Alit Pidada, SH., mengakui dakwaan yang telah disampaikan dalam persidangan berkaitan dengan perbuatan pidana, bahkan diakui dalam penanganan kasus itu diawali dengan pidana perdata.

"Perkara gugataanya itu terkait dengan gugatan sederhana, namun dari proses pinjam meminjam dengan jaminan sertifikat ini, dari alat bukti yang ada dalam berkas perkara, Jaksa Penuntut Umum menilai bahwa disini ada suatu perbuatan pidana, sebagaimana yang telah diuraikan dan dibacakan dalam dakwaan tadi,” beber Kasi Intel yang juga Juru Bicara Kejari Singaraja.

Kasi Intel Alit Pidada menyebutkan, terdakwa dari proses kasus yang dilakukan dijerat dengan pidana berkaitan kasus pengelapan, dan penipuan termasuk membuat keonaran atau keributan. 

“Itu ada perbuatan yang melanggar pasal 372 yaitu penggelapan atau pasal 378, atau penipuan. Dan ekses daripada apa yang telah terjadi ini ada juga suatu perbuatan, yaitu membuat keributan, dan kemudian sebagaimana yang telah diuraikan dalam dakwaan tadi juga yaitu melanggar pasal 14 ayat 2 tahun 1946 tentang hukum pidana," jelasnya. 

Sementara dalam proses persidangan, kuasa hukum Arka Wijaya belum menerima berkas perkara lengkap dari penuntut umum. Atas hal tersebut, Gendo meminta kepada Ketua Majelis agar berkas perkara diberikan kepada Penasihat Hukum untuk kepentingan pembelaan terdakwa. Permintaan tersebut ditanggapi oleh Ketua Majelis agar Penuntut Umum memberikan berkas perkara tersebut. 

Kelanjutan proses sidang dalam kasus Arka Wijaya dengan BPR Nur Abadi tersebut akan dilanjutkan pada Jumat 16 Februari 2024 menghadirkan 3 orang saksi dari JPU.

Penulis : bbn/bul

Editor : Robby


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending