Hukrim

Gelapkan Uang Adat Rp60 Juta, Kelian Adat Banjar di Buleleng Ditahan

 Selasa, 15 November 2022, 18:19 WITA

beritabali/ist/Gelapkan Uang Adat, Kelian Adat Banjar di Buleleng Ditahan.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Buleleng. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng akhirnya menahan Kelian Adat Banjar Purwa Desa Adat Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng Nyoman Sukarsa (54) setelah berkas laporan dugaan penggelapan dana desa adat sudah dinyatakan lengkap (P21). 



Penyerahan tahap dua dari penyidik Polres Buleleng kepada JPU dilakukan Selasa 15 November 2022 dan Sukarsa langsung dijebloskan ke sel tahanan. Terdakwa Sukarsa ditahan dalam 20 hari kedepan dan penahanannya dititipkan di ruang tahanan Polres Buleleng.

Terdakwa Nyoman Sukarsa diduga telah menggelapkan uang milik Desa Adat Pengastulan sebesar Rp60 juta dengan cara meminta Bendahara Desa Adat untuk mencairkan dana tersebut dengan dalih untuk diperlihatkan kepada masyarakat atau krama.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 29 Maret 2022, tersangka Sukarsa meminta kepada Bendahara Desa Adat Nyoman Maruta mencairkan uang dari BUMDes Pengastulan yang bersumber dari dana kontribusi pengembangan perumahan PT Adi Jaya sejumlah Rp60 juta. 

Setelah uang diterima ternyata Sukarsa tidak pernah memperlihatkannya kepada krama terlebih menyetorkan ke Desa Adat. Merasa dirugikan, pihak Desa Adat kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Buleleng.


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending