Hukrim

Dugaan Kasus Malapraktik, Wadir BRSUD Tabanan Diperiksa Dua Jam

 Minggu, 04 Desember 2022, 20:36 WITA

beritabali/ist/Dugaan Kasus Malapraktik, Wadir BRSUD Tabanan Diperiksa Dua Jam.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Tabanan. 

Dugaan terjadinya kasus malapraktik di Desa Padangan, Kecamatan Pupuan terus bergulir di pihak kepolisian. 



Polres Tabanan telah memintai keterangan delapan orang saksi termasuk seorang dokter yang diduga melakukan kesalahan prosedur penanganan pasien hingga meninggal tersebut. Dokter ini diketahui menjabat juga sebagai Wakil Direktur di BRSUD Tabanan. 

“Minggu lalu sudah kami mintai keterangan, pemeriksaan sekitar dua jam (pada terduga dokter malapraktik red),” kata Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar Sabtu, (3/12). 

Terkait dengan hasil pemeriksaan tersebut, AKP Aji Yoga Sekar mengatakan pihaknya belum menerima secara terinci. Apakah unsur malapraktek terpenuhi? Ia belum berani memberikan statemen jelas. 

“Hasil pastinya belum saya terima. Ini masih ada tugas di Mapolda Bali. Sabar ya,” ujarnya. 

Sementara tujuh orang saksi yang diperiksa, AKP Aji Yoga Sekar mengatakan berasal dari pihak Puskesmas Pupuan yang melihat peristiwa korban meninggal.  “Ada dari pihak Puskesmas yang kami periksa,” ujarnya. 


Halaman :





Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Tabanan 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending