Hukrim

2 Pelaku Ditangkap, Duel Berdarah di Pegayaman Terungkap

 Rabu, 20 Juli 2022, 22:37 WITA

beritabali/ist/2 Pelaku Ditangkap, Duel Berdarah di Pegayaman Terungkap.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Melihat Edy Salman roboh, Nu’Ul Makmun langsung menebas Ketut Fauzi dengan membabi buta hingga mengakibatkan Ketut Fauzi tersandar ditembok dengan luka. 

Kejadian tersebut terdengar oleh warga sehingga Nu’Ul Makmun dan Topan Hariadi Alias Zakaria melarikan diri ke dalam hutan yang ada di wilayah Desa Pegayaman.

Kapolsek Sukasada Dwi Wirawan menyebutkan, dari peristiwa yang terjadi Minggu 3 Juli 2022 sekitar pukul 23.30 wita di Dusun Kubu Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada menyebabkan, Ketut Fauzi meninggal dunia saat diantar oleh warga ke rumah sakit sedangkan Edy Salman dinyatakan meninggal di tempat kejadian perkara dan dua pelaku lainnya melarikan diri.

“Dari peristiwa itu, selanjutnya Polsek Sukasada melakukan pengejaran terhadap kedua orang yang melarikan diri. Dan pada hari Sabtu tanggal 9 Juli 2022 pukul 02.00 WITA mendapatkan informasi bahwa Nu’Ul Makmun dan Topan Hariadi Alias Zakaria sedang bersembunyi di salah satu rumah yang ada di Dusun Petung Desa Pegayaman dan saat itu juga kedua orang tersebut dapat diamankan dan selanjutnya dilakukan proses hukum,” ungkap Agus Dwi Wirawan.

Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui Nu’Ul Makmun melakukan kekerasan terhadap Ketut Fauzi sedangkan Topan Hariadi Alias Zakaria tidak terlibat dalam kasus tersebut bahkan menjadi korban kekerasan dari Ketut Fauzi.

Dalam proses penanganan kasus itu, polisi hanya menetapkan Nu’Ul Makmun sebagai tersangka, sehingga warga Dusun Kubu, Desa Pegayaman tersebut dijerat dengan dugaan melakukan tindak pidana secara bersama-sama dimuka umum melakukan tindak kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan matinya orang lain sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 ayat (1),(2) ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Perbuatan pelaku dikuatkan dengan barang bukti berupa dua bilah Pedang bergagang kayu masing-masing panjang 50 cm dan 60 cm dan 1 (satu) bilah Parang bergagang kayu dengan panjang 40 cm. 

Sementara Topan Hariadi Alias Zakaria hanya sebagai korban dan saksi, namun demikian Zakaria terlibat dalam sejumlah kasus kejahatan lainnya.

Penulis : bbn/bul

Editor : Robby


Halaman :



Tonton Juga :



Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.



Hasil Polling Calon Bupati Buleleng 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending