Ekbis

Mana Yang Lebih Unggul, Token Listrik Atau Listrik Pascabayar?

 Senin, 27 Agustus 2018, 08:23 WITA

bbn/ilustrasi riftom info

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 
Listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat saat ini. bagaimana tidak, listrik menjadi salah satu sumber penerangan utama saat ini. bisa dikatakan kita tidak bisa hidup tanpa adanya listrik. Salah satu jenis listrik yang banyak digunakan masyarakat saat ini adalah token listrik. Terlebih lagi beli token listrik di Traveloka lebih mudah dan cepat.

Namun, ada juga masyarakat yang menggunakan listrik pascabayar. Namun sebenarnya, mana yang lebih baik? Menggunakan token listrik atau listrik pascabayar? Berikut penjelasannya. 
 
Tentang token listrik 
 
Token listrik lebih dikenal dengan listrik pintar atau listrik prabayar. Di mana, dalam penggunaanya, Anda diharuskan untuk membayar terlebih dahulu. Bisa dikatakan Anda harus membeli token PLN sebelum bisa menggunakan fasilitas listrik.  Pasokan listrik yang digunakan berasal dari sejumlah nominal pulsa yang Anda isikan. Maka dari itu, sangat penggunaannya harus benar–benar terkontrol agar tidak kehabisan pulsa listrik dan listrik menjadi padam. 
 
Kelebihan token listrik 
 
Banyak yang bilang, menggunakan token listrik atau listrik prabayar lebih hemat dan irit. Sebab, menggunakan token listrik membuat konsumen bisa mengontrol pemakaian listrik. Bisa dikatakan listrik prabayar membuat Anda lebih hemat listrik. Bukan hanya itu saja, Anda juga tidak perlu membayar denda saat ada keterlambatan membayar. 
 
Selain itu, tidak ada tambahan biaya admin juga. Pasalnya memang menggunakan listrik, jadi tidak ada sistem denda atau biaya admin. Penggunaan token listrik sangat membantu Anda, terlebih bagi Anda yang tidak percaya dengan pencatatan listrik. Dalam pengisiannya pun juga mudah dilakukan. sudah banyak konter yang menjualnya. Salah satunya beli token listrik di Traveloka yang mudah dan aman.
 
Kekurangan token listrik
 
Saat tiba–tiba kuota listrik akan habis, maka sistem akan mengeluarkan bunyi nyaring. Dikarenakan sistem token listrik sama seperti beli pulsa, Anda sendiri yang harus melakukan pengecekan dan pengisian kembali. Hal ini yang sering terjadi masalah. Beberapa masyarakat mengeluh akan token yang masukan tidak bisa mengisi daya. Padahal, baik nomor meter atau token sudah benar. 
 
Tentang listrik pascabayar
 
Listrik pascabayar merupakan penggunaan listrik lama. Di mana pengguna dianjurkan membayar tagihan listrik setiap bulannya. Maksudnya, pengguna bisa menikmati fasilitas listrik terlebih dahulu, baru kemudian setiap satu bulan sekali akan muncul tagihan. Tagihan listrik tersebut dihitung berdasarkan penggunaan KWH listrik yang ada di meteran. 
 
Kelebihan listrik pascabayar
 
[pilihan-redaksi2]
Kelebihan listrik pascabayar sendiri, Anda bisa menikmati fasilitas listrik terlebih dahulu. Sedangkan, untuk pembayarannya bisa di akhir bulan. Selain itu, listrik pascabayar lebih aman. Pasalnya, petugas PLN akan melakukan pengecekan rutin setiap bulannya. Bisa dikatakan semua pengecekan dan pengontrolan listrik dilakukan oleh pihak PLN sendiri. 
 
Selain itu, selama menggunakannya Anda akan lebih tenang. Berbeda dengan token listrik yang sewaktu – waktu mati karena pulsa habis. Listrik pascabayar tidak akan pernah mati, terkecuali ada pemadaman dan Anda menunggak pembayaran hingga 3 bulan. 
 
Kekurangan listrik pascabayar
 
Namun begitu, listrik pascabayar juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah penunggakan pembayar hingga 3 bulan atau lebih, pihak PLN berhak memutus aliran listrik ke rumah Anda. bukan hanya itu saja, jika ada keterlambatan maka akan ada denda dalam tagihan Anda. saat pembayaran dilakukan biasanya akan ada biaya admin. Selain itu, biaya admin juga dibebankan pada Anda, walaupun listrik tidak pernah digunakan atau peralatan elektronik tidak digunakan. Hal ini akan sangat merugikan bagi Anda yang meninggalkan rumah terlalu lama. 
 
Selain itu, Anda juga tidak leluasa untuk melakukan pengecekan dan pengontrolan. Berbeda dengan listrik prabayar yang bisa melakukan pengontrolan hanya dengan melihat sisa KWH yang digunakan. Hal yang membuat penggunaan listrik pascabayar membuat Anda cenderung bersifat boros. Bukan hanya itu saja, penggunaan listrik pascabayar akan sulit membuat kondisi keuangan Anda stabil. pasalnya, setiap bulan tagihan listrik pasti berbeda–beda. terlebih jika ada kenaikan listrik sewaktu – waktu. dengan begitu, Anda harus membandingkan sendiri penggunaan listrik bulanan Anda. Itulah perbedaan antara token listrik dan listrik pascabayar. Tentunya, Anda bisa mengira – ngira, mana menurut Anda yang lebih unggul. 

Penulis : bbn/adv



Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending