Ekbis

Kemenkumham Bali Tekankan Harmonisasi Aturan untuk Family Office

 Selasa, 09 Juli 2024, 13:49 WITA

bbn/ilustrasi/Kemenkumham Bali Tekankan Harmonisasi Aturan untuk Family Office.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Untuk mendukung family office atau kantor yang mengelola investasi konglomerat asing, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali menekankan harmonisasi peraturan. 

“Semua berharap jika skema Family Office diterapkan, tidak terjadi benturan peraturan di lapangan,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Pramela Yunidar Pasaribu, Selasa, 9 Juli 2024.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya pengaturan lebih detail mengenai kemudahan, manfaat, hingga perlakuannya kepada investor dengan ekonomi kelas kakap itu.

Ia menambahkan perlu koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk mengatur lebih rinci kemudahan bagi para investor, baik dari Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pariwisata, Dinas Ketenagakerjaan, hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Pentingnya skema aturan family office untuk mempermudah para investor berinvestasi di Indonesia,” imbuhnya.

Dalam rapat lanjutan secara virtual bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) itu juga dibahas mengenai skema Golden Visa yang sebelumnya diinisiasi Direktorat Jenderal Imigrasi.

Skema Golden Visa, kata dia, dirancang untuk mempermudah para investor tinggal dan berinvestasi di Indonesia. Ada pun izin tinggal yang diberikan Golden Visa adalah izin tinggal selama lima tahun hingga 10 tahun berturut-turut dan dapat diperpanjang beberapa kali.


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending