Ekbis

Cerita Sukses Proyek Revitalisasi Kopi Kintamani dengan Model Blended Finance

 Jumat, 31 Mei 2024, 12:09 WITA

beritabali/ist/Cerita Sukses Proyek Revitalisasi Kopi Kintamani dengan Model Blended Finance.

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Denpasar. 

Cerita sukses revitalisasi kopi Kintamani terungkap dalam diskusi Showcase Project 'Kintamani Revival' A Forum: Ideas to Action di Tsinghua Southeast Asia Center, Kura Kura Bali, Bali, Indonesia, Kamis (30/5/2024).

Proyek ini didukung oleh UNEP (United Nations for Environmet Programme) sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertujuan untuk membantu dunia memenuhi 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dalam menanggapi permasalahan lingkungan hidup. 

Melalui program Tropical Landscape Granting Funding (TLGF) sebuah fasilitas keuangan campuran yang juga didukung pemerintah Indonesia berfokus pada pertanian berkelanjutan dan isu lingkungan hidup di Indonesia. Proyek Revitalisasi Kopi Kintamani sudah dilakukan oleh Coop Coffee sejak Oktober 2023 lalu. 

Proyek Kebangkitan Kintamani dimulai pada awal tahun 2022 selama pandemi sebagai model keberhasilan proyek pembiayaan campuran setelah serangkaian Proyek Revitalisasi Kopi Kintamani dari tahun 2016 yang berfokus pada akses keuangan bagi petani kopi sebagai anggota koperasi pada tahun 2016 dalam rantai pasok panjang bisnis kopi dalam zona terbatas Sertifikasi Indikasi Geografis (GI) yang diprakarsai oleh Institut Penelitian Pertanian Perancis, CIRAD.

“Prinsip utama dana TLGF dalam mendukung Proyek Kebangkitan Kintamani adalah sebagai model blended financing pada koperasi perdagangan kopi berbasis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di kalangan petani kecil sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial dan menjaga kualitas dan daya dukung lingkungan dengan fokus pada peningkatan investasi ramah lingkungan, pengelolaan aset dan infrastruktur berkelanjutan, memastikan peralihan yang adil dan terjangkau, serta memberdayakan sumber daya manusia,” kata Riska, Supervisor TLGF.

Kintamani Revival Project yang dilakukan oleh Coop Coffee sendiri bertujuan untuk mempertahankan arah pencapaian tujuan pembangunan jangka panjang pada Coffee Contract Farming dan mempercepat implementasi program Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim yang telah diintegrasikan ke dalam Program Pembangunan Menengah Nasional 2020-2024 Jangka Waktu Program Pembangunan (RPJMN). 

Indonesia mengedepankan keberlanjutan dan sinergi sebagai gagasan utama dalam program pembangunannya yang akan membantu menciptakan peluang besar untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Target Emisi Nol Bersih pada tahun 2060 (atau lebih awal), dan “Hidup Harmoni dengan Alam” ” sasaran pada tahun 2050.


Halaman :


Berita Beritabali.com di WhatsApp Anda
Ikuti kami




Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Walikota Denpasar 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending