Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Koalisi Perlindungan Hewan Desak Radisson Wujudkan Komitmen Telur Bebas Sangkar

Jumat, 28 November 2025, 22:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Koalisi Perlindungan Hewan Desak Radisson Wujudkan Komitmen Telur Bebas Sangkar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Tiga organisasi perlindungan hewan di Indonesia, yakni Animals Don’t Speak Human (ADSH), Act for Farmed Animals (AFFA), dan Animal Friends Jogja (AFJ), menggelar aksi simbolis di Radisson Blu Uluwatu, Bali. 

Mereka menyerahkan paket berupa kandang ayam petelur sebagai pengingat terhadap komitmen global Radisson Hotel Group untuk beralih sepenuhnya ke telur bebas sangkar (cage-free eggs) pada 2025.

Aksi ini bertujuan mendorong Radisson agar segera mengumumkan rencana transisi yang jelas, terukur, dan dapat diakses oleh publik. Ketiga organisasi tersebut menilai progres perusahaan masih minim, padahal komitmen cage-free sudah disampaikan sejak beberapa tahun lalu.

Penyerahan paket diterima oleh Ibu Ayu selaku Jr. Supervisor GSA Radisson Blu Resort Uluwatu. Berdasarkan data koalisi, Radisson sebelumnya menyatakan seluruh jaringan hotelnya akan meninggalkan penggunaan telur dari sistem battery cages pada 2025.

“Kami berharap jaringan hotel ini menunjukkan rencana konkret demi kesejahteraan hewan dan integritas mereka sendiri yang progresnya terus tersendat” ujar Elly Mangunsong, Direktur Program Advokasi Kesejahteraan Hewan yang Diternakkan AFJ.

Para aktivis menilai penggunaan kandang baterai mengakibatkan ayam petelur terkurung seumur hidup tanpa ruang gerak memadai—bahkan tak lebih luas dari ukuran kertas A4. Kondisi itu membuat ayam tidak dapat melakukan perilaku alamiah seperti bersarang, mandi debu, mencari makan, bertengger, dan mengepakkan sayap. Karena itu, sistem bebas sangkar dinilai lebih etis dan telah menjadi standar baru dalam rantai pasok perhotelan global.

“Dengan skala bisnisnya, Radisson punya tanggung jawab untuk segera menunjukkan rencana transisi yang jelas dan terukur. Setiap penundaan berarti ribuan ayam terus menderita,” tambah Fiolita Berandhini Saichu, Direktur sekaligus Pendiri ADSH.

Jika komitmen cage-free benar-benar diterapkan, dampaknya disebut signifikan bagi kesejahteraan ratusan ribu ayam dalam rantai pasok Radisson. Karena itu, koalisi menekankan pentingnya transparansi agar publik mengetahui sejauh mana progres yang telah dicapai.

Masyarakat dapat ikut mendorong perubahan melalui petisi daring di bit.ly/DorongRadissonHotel. Sementara informasi mengenai gerakan global sistem bebas sangkar dapat diakses melalui situs resmi Open Wing Alliance.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami