Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pura di Sayan Nyaris Dibobol, CCTV Rusak dan Kusen Dicongkel

Jumat, 21 November 2025, 13:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pura di Sayan Nyaris Dibobol, CCTV Rusak dan Kusen Dicongkel.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Pura Dalem Gede, Desa Adat Sayan, Ubud, nyaris menjadi sasaran aksi pencurian. Kejadian yang terekam CCTV pada Kamis (20/11) subuh itu menimbulkan kerusakan pada sejumlah fasilitas pura.

Dugaan aksi pencurian menguat setelah sensor CCTV ditemukan dicabut, kamera dipatahkan, dan kusen kayu gedong tampak dicongkel. Meski tidak ada barang yang hilang, pihak desa adat berencana menggelar upacara pecaruan dan meminta penelusuran lebih lanjut kepada pihak kepolisian.

Bandesa Adat Sayan, Anak Agung Gde Rai Sugiartha, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan dugaan awal muncul saat pihaknya mengecek rekaman CCTV.

"Awalnya saya curiga karena CCTV tidak berfungsi. Setelah dicek, ternyata sensornya sudah dicabut dan kameranya dirusak," ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Prajuru adat kemudian melakukan pengecekan langsung ke pura. Setibanya di lokasi, panitia dan prajuru menemukan kerusakan pada kusen kayu.

"Kusennya dicongkel, lapisannya keras mungkin karena itu gagal dibuka," tambahnya.

Dari hasil pengamatan awal dan beberapa rekaman CCTV, pelaku diduga memiliki kemiripan dengan sosok yang muncul di lokasi lain.

"Diprediksi dari beberapa video di media sosial yang dikirim oleh yowana, orangnya sama seperti kejadian di beberapa lokasi di Ubud," ungkapnya.

Untuk menjaga kesucian pura, Desa Adat Sayan akan menggelar upacara pecaruan.

"Pecaruan tetap akan digelar, upacara ini penting untuk memulihkan keseimbangan secara niskala," jelas Anak Agung Gde Rai Sugiartha.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sayan, Aipda Anak Agung Eka, seizin Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan bandesa adat. Meski tidak ada barang hilang, pihak desa adat belum membuat laporan resmi.

Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya pengawasan bersama antara masyarakat dan aparat keamanan desa.

"Dengan patroli malam, termasuk melibatkan pihak keamanan desa adat, maupun menerapkan pakemitan di pura. Pengawasan dari CCTV juga perlu ditingkatkan lagi dengan memasang CCTV tambahan," pungkas Anak Agung Eka.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami