About Bali

Sejarah Tentang Perlawanan Pada Belanda di Tihingan Klungkung

 Selasa, 17 Agustus 2021, 06:10 WITA

beritabali.com/ist/Ilustrasi Perjuangan Melawan Belanda di Tihingan Klungkung

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sekitar bulan September 1945 berangkat ke Denpasar I Wayan Cakranegara, Nyoman Bebas, Nyoman Kondra, Ida Bagus Ngurah Gog, Wayan Suji bersama rombongan dari Klungkung lainnya menghadiri rapat umum pertama di Bali, yaitu pembentukan BKR (Bada Keamanan Rakyat) Daerah Bali. Sebelum berangkat ke Denpasar berkumpul di depan kantor PU Klungkung.

Sebulan kemudian sekitar bulan Oktober 1945, I Nyoman Kondra yang telah mendaftar sebagai anggota Komite Nasional Indonesia (KNI) menghadiri rapat umum yang diselenggarakan di los pasar Klungkung, dihadiri oleh utusan pusat yakni Bapak Mulyono dan Ida Bagus Mahadewa yang mengobarkan semangat kemerdekaan dan menggelorakan jiwa perjuangan. Hadir pula dari Kecamatan Banjarangkan Wayan Gubah dan Made Orta dari Sengkiding. 

Di luar tembok pasar tampak berjaga-jaga dua kelompok petugas keamanan yang versinya berbeda yaitu BKR (Badan Keamanan Rakyat) dan BKN (Barisan Keamanan Negara). Selesai rapat umum, dengan dua kendaraan (sejenis truk mini) berhias bendera merah putih sejumlah peserta rapat bergerak menuju Banjarangkan untuk demonstrasi.

Hubungan keluar oleh Ida bagus Ngurah Gog sehingga diterimanya beberapa surat dari pedalaman yang beralamat "Pesaraman" memberikan petunjuk tentang bagaimana dan apa yang dapat dikerjakan di luar daerah "Pesraman".

Untuk lebih meyakinkan mereka yang di pedalaman (Pesraman) bahwa sejumlah anggota masyarakat Tihingan ingin berjuang bersama di pihak Republik, maka sekitar bulan Nopember 1945 dilakukan penandatanganan (cap jempol) dengan darah tangan sendiri bertempat di serambi bale (meten) I Nyoman Kondra yang diikuti oleh Ida Bagus Ngurah Gog, Wayan Cakranegara, Nyoman Bebas, Wayan Suji, Wayan Sudha, Nyoman Kondra, Made Wenten, Wayan Sandia dan Nyoman Nesa (Penasan). 

Disamping itu hadir pula Ida Bagus Putu Gede, Wayan Sandhi dan Wayan Kandra yang masih pelajar. Daftar ini pada waktunya dikirim ke "Pesraman". Pada kesempatan ini pula kepada I Made Wenten yang berpengalaman dagang di Toko Sempurna (Kumiai-Jepang) diberikan tugas dalam bidang logistik. Menghimpun sumbangan dana/barang selanjutnya dikirim ke daerah pedalaman.


Halaman :





Tonton Juga :





Hasil Polling Calon Bupati Klungkung 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending