About Bali

Makna Pagerwesi, Hari Memagari Diri dengan Ilmu Pengetahuan

 Selasa, 25 Oktober 2022, 22:47 WITA

bbn/baligolive.com/Makna Pagerwesi, Hari Memagari Diri dengan Ilmu Pengetahuan

IKUTI BERITABALI.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabali.com, Nasional. 

Umat Hindu di Nusantara pada Rabu (26/10) melaksanakan hari raya Pagerwesi. Dalam penanggalan Hindu, hari ini selalu jatuh pada Rabu Kliwon wuku Sinta. Istilah Pagerwesi sering dikaitkan dengan pagar besi yang secara sederhana berarti perlindungan yang kuat dan kokoh.

"Dalam pengertian ini tentunya umat Hindu memanfaatkan hari Pagerwesi untuk memperkokoh diri dengan ilmu pengetahuan," ujar Romo Poniman, salah satu tokoh intelektual Hindu.



Hari raya Pagerwesi dilaksakan, menurutnya tergantung dari desa (tempat), kala (waktu), patra (keadaan) setempat. "Pelaksanaanya sering dilakukan di sanggah rumah masing-masing, atau pura," ungkapnya.

Namun, ditengah pandemi COVID-19 kata dia, pelaksanaanya lebih tepat dilaksanakan di sanggah rumah. Pada hari raya Pagerwesi, umat Hindu melakukan pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru. Sang Hyang Pramesti Guru merupakan nama lain dari Dewa Siwa.

Salah satu literatur, Lontar Sundarigama, Pagerwesi yang jatuh pada Budha Kliwon Shinta merupakan hari Payogan Sang Hyang Pramesti Guru diiringi oleh Dewata Nawa Sangga. Hal ini mengundang makna bahwa Hyang Premesti Guru adalah Tuhan dalam manifestasinya sebagai guru sejati. 


Halaman :





Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan pengiklan. Wartawan Beritabali.com Network tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.