Selasa Pon, 7 September 2010 11:40 wita  
www.beritabali.com > Denpasar > Ekonomi Bisnis
PERISTIWA EKONOMI BISNIS SOSIAL & POLITIK IPTEK HUKUM & KRIMINAL OLAH RAGA SENI BUDAYA INFO WISATA HIBURAN BALI KULINER KESEHATAN KRAMA BALI
DENPASAR BADUNG GIANYAR BANGLI KLUNGKUNG KARANGASEM BULELENG TABANAN JEMBRANA

[Bangli.Ekonomi Bisnis] 28.11.2008 19:06
Daftar HAKI Demi Keberlangsungan Bisnis
Bangli, Pemerintah kini sedang gencar-gencarnya mempromosikan masalah Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Para pengerajin di Bangli juga mulai membuka matanya untuk mendapatkan HAKI tersebut.

Namun menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli Drs. Dewa Gede Suparta MM, menyatakan berbagai hal harus dipenuhi untuk mendapatkan HAKI ini. Bahkan menurutnya biaya yang dikeluarkan untuk satu jenis produk yang didaftarkan ini memakan biaya sebesar Rp 2 juta.

“Hal inilah yang menjadi kendala besar bagi para pemilik industri kerajinan yang kebanyakan industri kecil dan menengah,” terang mantan Kabag Humas ini.

Seperti Kamis (27/11) lalu diserahkan sertifikat HAKI ini oleh Bupati Bangli I Nengah Arnawa S.Sos MM kepada pemilik usaha kecil di Bangli, I Dewa Gede Saputra. Dia ini memiliki industri dengan merk dagang Pratama Batik, yang beralamat di Bunutin, Bangli.

I Dewa Gede Saputra mendaftarkan 7 bidang usahanya yakni Dulang Batik, yang kapasitas produksi sebanyak 30 buah tiap bulannya, bokor Batik 60 buah, Tempat Buah dari batik 50 buah, Tempat Cindera Mata dari batik 1000 buah, Tempat Tisu batik sebanyak 500 buah, sarung pantai batik sebanyak 300 buah dan daster atau baju batik sebanyak 200 buah untuk tiap bulannya.

Menurut Dewa Suparta, ada lima pemilik usaha yang sudah mendaftar namun baru Pratama Batik saja sudah keluar sertifikat HAKInya. Yang masih belum mendapatkannya adalah Koperasi Mulih sari, Sari Buah ( I Nengah Cerdas SH), Kacang Kesari ( IB Raka), dan keripik bunga sandat milik I Nyoman Suriada.

Sementara itu Bupati Bangli menyatakan agar kesadaran pemilik usaha ini terus meningkat agar apa yang tidak diharapkan tidak lagi terjadi yang mana sudah bannyak saling claim produk kalau sudah berkembang pesat.

Di sisi lain Dewa Suparta juga menyatakan akan mengusulkan kepada Bupati agar masalah sertifikat HAKI ini menjadi tanggungan pemerintah daerah. (bud)
 
 |  cetak printer | kirim email

Komentar Pembaca ...
untuk berpartisipasi dalam komentar berita, isi data dibawah ini
member ID :   password :
| registrasi | kirim kode aktivasi | lupa password |
Komentar : 
 

 
Kode :  
-> isi kode diatas
 
Berita terkait ...
24.08.2009  DPRD Bali Usulkan Pendaftaran Secara Komunal
02.12.2008  DPR RI Diingatkan Tak Abaikan UU Haki
10.10.2008  Denny: Seniman Bali Tak Perlu Takut Berkarya
10.10.2008  John Hardy Kecewa Berat
 
  Ekonomi Bisnis Denpasar
·
Bali Surplus Beras Tapi Gagal Kelola Stok
·
Biaya Rp 3,5 Milyar dari Swadaya Masyarakat
·
3 Daerah Alami Kenaikan Di Atas 10 Persen
  Ekonomi Bisnis Badung
·
Bank Diminta Tak Beri Kredit Pada Perusahaan Hitam
·
Porsi Belanja Iklan Didominasi TV
·
Media Online Perlu 2 Tahun Agar Mampu Bersaing
  Ekonomi Bisnis Gianyar
·
Penyegelan Bank BPR Artha Dikawal Ketat Polisi
·
Pemerintah Obral Janji Tutup Kebocoran Pajak
·
Kerajinan Pintu Ukir Bali Tembus Eropa
  Ekonomi Bisnis Bangli
·
Daftar HAKI Demi Keberlangsungan Bisnis
·
Terus Merugi, Peternak Ayam Kontrakan Kandang
·
Pengerajin Gedeg Keluhkan Tingginya Harga Bambu
  Ekonomi Bisnis Klungkung
·
TNC Rekomendasikan Moratorium Sementara
·
Investor Malaysia Incar Pulau Nusa Penida
·
Pengasinan Ikan Beralih Pakai Kayu Bakar
  Ekonomi Bisnis Karangasem
·
Pengelola Hotel Minta Dipercepat
·
Besok KKM Dibuka Kembali
·
Brodstok Udang Bugbug Beroperasi
  Ekonomi Bisnis Buleleng
·
Bupati Buleleng Tinjau Contoh Villa
·
Apindo: Awal Tahun Masih Tetap Stabil
·
Produksi Tembakau Menurun Drastis
  Ekonomi Bisnis Tabanan
·
Pembuatan Genteng Pejaten Memiliki Potensi Wisata
·
Hujan Terus, Kopi Petani Pupuan Nyaris Membusuk
·
Tikus Tak Terkendali, Petani Jadi Korban
  Ekonomi Bisnis Jembrana
·
Harga Melambung Cabe Malah Membusuk
·
Alfamart Bodong, Tapi Sudah Jualan
·
Harga Merosot, Petani Enggan Panen
 
   Agenda Bali
Denpasar
· Filateli Balipex 2010
pasang agenda 
   Komentar Terbaru
 1  Ratusan Hektar Sawah...

 1  Polisi Tetapkan 5 Or...

 1  Ayo Ngebut Naik Bugg...

 1  Pemuda Dua Banjar Be...

 1  Polres Tabanan Amank...

 3  Koleksi Ratusan Pret...

 3  Polisi Gerebek Blue ...

 12  Kecam Sikap Lembek P...

 1  Polisi Bekuk Ratu To...

 3  Puluhan Preman Seran...

   Info Penting
 1  Villa

 2  Hotel

 3  Bank

 4  ATM Bank

 5  Kantor Konsulat

 6  Biro Perjalanan

    Info Valute (IDR)
  beli jual
USD 8900.00 9050.00
SGD 6610.75 6746.75
HKD 1144.90 1166.20
CHF 8753.85 8927.85
GBP 13692.40 13976.40
AUD 8138.35 8311.35
JPY 105.32 108.14
SEK 1230.90 1262.60
DKK 1537.90 1581.00
CAD 8551.25 8740.25
EUR 11469.90 11690.90
SAR 2364.55 2422.55
20100907 07:07
   Ruang Publik
gianyar oh...gianyar

Pengembangan sarana jalan raya.

Penghentian Proyek Teduh Ayung Riverside

Hari Tanpa Televisi

Renovasi Pura Eka Wira Anantha, Banten, Perlu Bantuan Dana

Wisata Pantai Kerobokan Singaraja

Usut Pelaku Siram Wartawan Dengan Air Keras

Awig-awig Desa Pakraman Direvisi SEGERA

Masyarakat Bali Desak Pemerintah Tuntaskan MDGs

Pemerintah Harus Siap Terapkan Keterbukaan Informasi

partisipasi ruang publik


 
© 2007-2008 Beritabali.com | Tentang Kami | Redaksi | Info Iklan | Media Partner