• Anda Ingin Beriklan di sini ? Hubungi Kami : 0361-426623 atau melalui Email : marketing@beritabali.com
DENPASAR
BADUNG
GIANYAR
BANGLI
KLUNGKUNG
KARANGASEM
BULELENG
TABANAN
JEMBRANA
[Denpasar.Hukum & Kriminal] 25.07.2010 20:33
Advokat Asal Irlandia Kecurian Beritabali.com, Denpasar, Seorang warga kebangsaan Irlandia, EC, pada Selasa (13/7), melapor ke Polsek Kuta karena harta bendanya lenyap di kamar hotel. Sebelumnya, tiga waria masing-masing SF alias Audy (24), KH alias Rizky alias Icha (28) dan RP alias Bella (19), menggerayangi korban hingga harta bendanya lenyap.
Ceritanya, usai dugem di diskotik Sky Garden sekitar pukul 03.00 dinihari, korban pulang menuju penginapannya di Hotel Berlian Inn Jalan Popies I, Gg Sorga, Kuta. Namun, tiga waria mengikuti korban dari belakang. Para tersangka merayunya.
“Mereka sedang tree in one (1 pria 3 bencong) d kamar. Setelah korban lemas dan tertidur langsung barang-barang didalam kamar diambil semua,” kata sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya.
Diduga korban sedang mabuk berat, pasalnya dirinya tidak tahu kalau ternyata ketiga pelaku adalah bencong. Dalam keterangannya Minggu, (25/7), korban mengira ketiga orang ini benar-benar wanita.
Sementara itu, Kapolsek Kuta AKP Wimboko yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Made Dayendra, mengatakan, korban yang bekerja sebagai pengacara di negaranya sudah melaporkannya ke Polsek Kuta.
Para tersangka mengambil barang milik korban seperti sebuah laptop, dua buah IPod, sebuah Hp Nokia serta sebuah kamera digital.
Dijelaskannya, korban kaget setelah terbangun sekitar pukul 13.00 Wita, kaget melihat harta bendanya hilang. Beruntung, saat kasusnya dilaporkan ke Polsek Kuta, salah seorang staff Hotel melaporkan melihat identitas motor pelaku yakni jenis Mio Soul biru DK 5429 B. Identitas sepeda motor diketahui milik tersangka yakni SF yang beralamat di Jalan Sriwijaya, Kuta.
Petugas langsung menangkap tersangka dirumahnya. Dari tangan SF asal Balikpapan, polisi menyita barang bukti IPod dan kamera digital yang disembunyikan di sela-sela AC.
“Dia mengaku tidak beraksi sendirian dan dibantu oleh dua rekannya yakni KH asal Sulawesi Selatan tinggal di Jalan Nakula, Gg Kalianyar, Kuta dan RP asal Jakarta beralamat di Jalan Nakula, Gg Dewi Sri, Kuta,” ungkap Kapolsek. (Spy)
goyang
, 27.07.2010 dari 125.162.147.192 : enyahkan aja bencong2 ini, datang dari jauh malah bikin ulah di bali.... kita tertalalu toleran dengan bencong2 bejat ini... hukum dan jangan dipulangkan karna dia pasti akan datang lagi kebali... paling pantas.... buang aja kelaut... merusak citra bali aja
1
bengkis68
, 26.07.2010 dari 77.162.117.100 : kita tdk mempermasalahkan bila mereka hetero, gay , waria atau lesbian yg berbudi. Masalahnya disini adalah merek ini adalah org2 kriminal, yg merayu para turis dan membabat semua harta benda. Hukum saja mereka ini dgn seadil2nya biar mereka jera dan kembalikan aja mereka ke tempat asalnya. Datang ke bali bikin onar dan bikin masalah.