Jumat Wage, 30 Juli 2010 05:34 wita  
   home
PERISTIWA EKONOMI BISNIS SOSIAL & POLITIK IPTEK HUKUM & KRIMINAL OLAH RAGA SENI BUDAYA INFO WISATA HIBURAN BALI KULINER KESEHATAN KRAMA BALI
DENPASAR BADUNG GIANYAR BANGLI KLUNGKUNG KARANGASEM BULELENG TABANAN JEMBRANA

[Gianyar.Peristiwa] 30.06.2008 17:35
Motif Bali Warisan Leluhur Dipatenkan Warga Asing
Celuk, Ratusan pengrajin, seniman, serta desainer di Bali kini resah menyusul dipatenkannya beberapa motif desain asli Bali oleh warga negara asing. Tindakan warga asing yang mempatenkan desain warisan leluhur orang Bali ini membuat seniman, pengrajin, serta desainer takut untuk berkarya.

Salah satu desainer yang ikut merasa resah adalah Anak Agung Anom Pujastawa. Semenjak dipatenkannya beberapa motif desain asli Bali oleh warga asing, Agung kini merasa tak bebas berkarya.

“Sebelumnya, dalam satu bulan saya bisa menghasilkan 30 karya desain perhiasan perak. Karena dihinggapi rasa cemas, sekarang saya tidak bisa menghasilkan satu desain pun,” ujarnya hari ini (30/6).

Agung tidak bisa bebas berkarya karena motif khas Bali yang disebut motif ‘padi’ atau ‘batu mentimun’ yang sering ia gunakan dalam desain perhiasan peraknya selama ini, kini sudah dipatenkan oleh seorang warga Negara asing, yang enggan ia sebutkan namanya.

“Terus terang, saya dan juga seniman,desainer, serta pengrajin saat ini merasa resah dan juga gelisah. Kami takut jika karya yang kami hasilkan, yang menggunakan motif asli Bali, malah menimbulkan masalah karena dianggap melanggar hak paten. Padahal motif ini sudah biasa kita gunakan sejak dulu,” jelas Agung.

Apa yang dirasakan Agung juga dialami Desak Nyoman Suarti, seorang pengrajin perak di Desa Celuk Gianyar. Karena tidak adanya desain kerajinan perak yang baru, produksi kerajinan peraknya kini menjadi terganggu.

“Susah sekarang, kami semuanya khawatir, jangan-jangan nanti beberapa motif asli Bali seperti ‘patra punggal’, ‘batun poh’, dan beberapa motif lainnya juga dipatenkan, ini harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Jangan menunggu semua warisan budaya kita dipatenkan oleh orang asing,” tegas Desak Suarti.

Baik Agung Anom maupun Desak Suarti berharap agar pemerintah mau lebih memperhatikan dan melindungi ribuan motif desain asli Bali.

Selama ini, desain motif warisan leluhur ini memang belum di daftarkan hak patennya. Aneka motif khas Bali ini bebas digunakan oleh semua seniman dan pengrajin di Bali untuk pembuatan patung, ukiran batu, batik, hingga kerajinan perak. (bob)
 
 |  cetak printer | kirim email

Komentar Pembaca ...
8 suryadiinata , 15.09.2008 dari 61.247.10.5 :
Saya jg prihatin desain Bali dipatenkan asing... tapi dibalik itu sy bingung..apa desain itu asli buatan orang Bali ataui desain itu berasal dari thailand, china, india atau negara laiinya... Bgmana bila ada unsur perpaduan budaya... Contoh nyata adalah pis bolong yg berasal dari China ... Kalau pis bolong dipatenkan oleh china... gmana nasib pis bolong yg diproduksi di Bali yg dipergunakan untuk upacara itu ... Apakah orang di China tidak prihatin hasil karyanya diciplak di Bali???
7 cening_bali , 12.07.2008 dari 86.96.226.13 :
Swatiastu!saya suka semangat Salju!!saya harap para pengrajin Bali juga bersemangat seperti anda!yg lalu biarlah berlalu - ini jadi pelajaran berharga buat mereka, nah sekarang mereka setidaknya memperjuangkan motif bali yg belum dipatenkan orang asing!tapi mereka gak bisa bergerak sendiri, pemerintah setidaknya harus tangan.
6 salju_2000 , 11.07.2008 dari 125.162.131.12 :
Sebenarnya ini masalah asalnya dari John Hardy yg mematenkan ratusan motif bali, motif dayak, mega mendung, batik kawung, dll untuk aplikasi silver dan dipakai untuk menghantam pengerajin lokal. Saya harap masyarakat bali bersatu untuk membela seni budaya bangsanya yg dirampok capitalist asing! Fight against Capitalist!
5 salju_2000 , 11.07.2008 dari 125.162.131.12 :
Sebenarnya ini masalah asalnya dari John Hardy yg mematenkan ratusan motif bali, motif dayak, mega mendung, batik kawung, dll untuk aplikasi silver dan dipakai untuk menghantam pengerajin lokal. Saya harap masyarakat bali bersatu untuk membela seni budaya bangsanya yg dirampok capitalist asing! Fight against Capitalist!
4 darmayasa , 01.07.2008 dari 202.47.198.14 :
bagaimana dengan kasus balijewel vs john hardy?
3 sigug , 30.06.2008 dari 124.81.150.146 :
suryadinata, pernyataan saudara awak sangat suka, bener2 membuka mata kita, i love that man, cuman masalahnya, kenapa nggak orang bali aja yang matenkan, setidaknya motif itu masih 'milik' kita, masih ada di Bali
2 suryadiinata , 30.06.2008 dari 125.162.132.30 :
kalo sudah begini memang susah...Desak Suarti suaminya orang bule...yang matenkan juga bule..Apa bedanya??? Mungkin suaminya desak Suarti kalah bersaing dg yg matenkan....rnCoba pikir...apa memang betul desain itu punya leluhur kita? Berikutnya leluhur kita yang mana? Apa bisa dipastikan kalo leluhur kita dulu membuat ukiran tidak nyontek dari leluhur orang yang ada di Cina, India atau dimana gitu? Masalahnya..siapa yang lebih dulu dari siapa.... Ah pusiing..terserah dah disana...EGP..
1 sigug , 30.06.2008 dari 124.81.150.146 :
ini tugas gubernur yang baru. buktikan kalo anda memang menjaga Bali dengan kebijakan anda yang tegas.
untuk berpartisipasi dalam komentar berita, isi data dibawah ini
member ID :   password :
| registrasi | kirim kode aktivasi | lupa password |
Komentar : 
 

 
Kode :  
-> isi kode diatas
 
Berita terkait ...
15.09.2008  Pemprov Inventarisir Hasil Karya Bali
 
  Peristiwa
·
Pemprov Bali Berlakukan Pajak Progresif
·
Ribuan Barang Haram Dimusnahkan
·
Ditemukan Banyak Tabung Gas Bocor Tanpa SNI
  Ekonomi Bisnis
·
Bank Diminta Tak Beri Kredit Pada Perusahaan Hitam
·
Hujan Terus, Kopi Petani Pupuan Nyaris Membusuk
·
Harga Melambung Cabe Malah Membusuk
  Sosial & Politik
·
6 Pantai Kualitas Air Lautnya Tercemar
·
Polri Rencanakan Panggil Pertamina
·
Kubu Sukarno Minta Dewan Tinjau SK 41
  Iptek
·
Bali Alami Defisit Air 27,6 Miliar Meterkubik Pertahun
·
Jembrana Raih Indonesia Open Source Award
·
65 Flora Indonesia Terancam Punah
  Hukum & Kriminal
·
Demo Polsek Kuta Selatan, Segel SMA
·
Perkosa Anak Bawah Umur, Kerek Dipenjara 1,5 Tahun
·
Dijanjikan Kerja di Hotel Tapi Kerja di Pabrik Elektronik
  Olah Raga
·
Tebak Score Bola.Beritabali.com Berhadiah Handphone
·
Red Bull Heli Surf Digelar di Kuta
·
Beritabali.com Gelar Tebak Score Berhadiah HP
  Seni Budaya
·
Tari Baris Gede Didaftarkan Ke UNESCO
·
Pemerintah Gandeng BUMN
·
Bupati Tabanan Buka Tanah Lot Art Festival
  Info Wisata
·
Kunjungan Wisatawan ke Tanjung Benoa Meningkat
·
Wisatawan Masih Minati Foto Langsung Jadi
·
Ketinggian Patung Dewa Siwa di Lereng Batukaru
  Hiburan
·
Dimeriahkan Kehadiran Tukul Arnawa
·
Erick EST Garap Video Klip Norwegian Idol
·
The Dance Company: Thank's to Bali
  Bali Kuliner
·
Belut Goreng Tabanan Disukai Turis
·
Gilimanuk, Sentra Ayam Betutu
·
Nikmatnya Kombinasi Kuwir Men Sono
  Kesehatan
·
Serangan Rabies Makin Mengkhawatirkan
·
6 Kabupaten Kehabisan Stok VAR
·
Tidak Punya Biaya, Orang Tua Hentikan Pengobatan
  Krama Bali
·
Prof. Nala Meninggal Dunia
·
Wakili Indonesia Di Pentas Dunia
·
Si Kembar Yang Sama-Sama Derita Gangguan Jiwa
 
   Agenda Bali
Denpasar
· Filateli Balipex 2010
pasang agenda 
   Komentar Terbaru
 1  Pemprov Bali Berlaku...

 1  10 Cewek Cafe Digaru...

 1  Bos Cafe Hajar Cewek...

 2  Ditemukan Banyak Tab...

 1  Ngutang Rp 15 Juta, ...

 1  Seorang Mahasiswi Di...

 1  Istri Main Kuda Lump...

 10  Usai Pesta Narkoba, ...

 2  Advokat Asal Irlandi...

 1  Kapoltabes: Status K...

   Info Penting
 1  Villa

 2  Hotel

 3  Bank

 4  ATM Bank

 5  Kantor Konsulat

 6  Biro Perjalanan

    Info Valute (IDR)
  beli jual
USD 8900.00 9050.00
SGD 6517.65 6651.65
HKD 1144.95 1166.25
CHF 8458.10 8626.10
GBP 13896.30 14185.30
AUD 8014.70 8185.70
JPY 101.63 104.33
SEK 1224.40 1255.90
DKK 1556.70 1600.50
CAD 8604.55 8794.55
EUR 11620.65 11843.65
SAR 2364.70 2422.70
20100729 20:10
   Ruang Publik
Penghentian Proyek Teduh Ayung Riverside

Hari Tanpa Televisi

Renovasi Pura Eka Wira Anantha, Banten, Perlu Bantuan Dana

Wisata Pantai Kerobokan Singaraja

Usut Pelaku Siram Wartawan Dengan Air Keras

Awig-awig Desa Pakraman Direvisi SEGERA

Masyarakat Bali Desak Pemerintah Tuntaskan MDGs

Pemerintah Harus Siap Terapkan Keterbukaan Informasi

Desa Adat Pohgading yang Damai

Calon Menteri Harus Peka Gender

partisipasi ruang publik


 
© 2007-2008 Beritabali.com | Tentang Kami | Redaksi | Info Iklan | Media Partner