Rabu , 19 Juni 2013
 

 
 

 
Peristiwa

Sehari Dua Nyawa Melayang 
Satu PJK, satu lagi Pengendara Vario
Sabtu, 27 April 2012 | 19:34
Dibaca: 688
1 komentar
|
Share
share facebook share twitter email artikel ini

Sumber Photo :google.com (ilustrasi)

Berita Lainnya

Pelari Kenya Juara Bali 10 K
Ajang Kompetisi Surfer Lokal Ke Kancah Internasional
Transaksi Ratusan Juta Dalam 9 Hari


BeritaBali.com,Tabanan. Dua korban jiwa melayang dalam kecelakaan lalulintas yang terjadi di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat (27/4).

Korban permata pejalan kaki Komang Puja (70) alamat Jalan Gunung Agung nomor 22, Banjar Lebah, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan. Korban meninggal usai ditabrak pengendara sepeda motor vega nomor Polisi DK-2257-GS I Wayan Ariawan (45), asal Banjar Poh Gening Kawan, Desa Pitra, Kecamatan Penebel di depan pintu masuk Puri Kaleran Tabanan Jalan Gunung Agung  termasuk wilayah Banjar Lebah, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 5.30 Wita berawal ketika sepeda motor Yamah Vega DK-2257-GS yang dikendarai I Wayan Ariawan (45), asal Banjar Poh Gening Kawan, Desa Pitra, Kecamatan Penebel datang dari arah utara jurusan Penebel-Tabanan. Tiba di TKP, korban yang sedang menyebrang dari timur menuju ke barat ditabrak pengendara Vega di barat as jalan.

Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Wayan Surata seizin Kapolres Tabanan membenarkan kecelakaan lalulintas tersebut. Akibatnya korban yang berasal dari Jalan Gunung Agung nomor 22, Banjar Lebah, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan mengalami patah tulang pergelangan kaki kanan, luka robek pada kepala bagian belakang dan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di BRSUD Tabanan. Sedangkan pengendara vega mengalami bengkak pada kening bagian kanan, luka benjol pada pelipis, lecet dibawah hidung, bengkak bibir atas dan yang dibonceng Ni Made Wartini (43) mengalami benjol pada alis mata kiri, bengkak pipi kiri, lecet kaki kanan. Keduanya dalam perawatan di BRSUD Tabanan. "Pengendara Vega kurang hati-hati pada saat lewat di TKP, sehingga menyebabkan tabrakan," kata Surata.

Sementara itu korban kedua adalah pengendara Honda Vario DK-5602-CX Hadi Wahono (41), asal Dusun Sumberbening, Desa Kesilir, Kecamatan Silir Agung, Banyuwangi. Hadi tewas dengal luka berat,robek pada dahi, luka robek pelipis kanan, lengan kanan atas patah, dagu robek, tulang leher belakang patah, dada kanan atas lebam.

Kecelakaan yang membuat Hadi tewas terjadi di Jalan  Umum Denpasar Gilimanuk tepatnya di By Pass Kediri Pesiapan KM 19,8 Dusun Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Pada saat itu sepeda motor vario korban datang dari jurusan Denpasar menuju Gilimanuk, sesampai di TKP menabrak pojok kanan belakang kendaraan Truck  Hino nomor Polisi EA-8710-A yang  sedang parkir di sebelah selatan badan jalan.

Apesnya, motor masuk dan menyangkut pada ban kanan belakang sedangkan pengendaranya jatuh di sebelah kiri sepeda motor dan kaki masih diatas jok kepala di aspal sebelah kiri. "Pengendara vario kemungkinan lagi ngantuk, massa nggak lihat truck yang sedang parkir," ungkap Sopir Hino, Roni saat ditemui di Polsek Kota Tabanan.

Kerugian material akibat tabrakan tersebut mencapai Rp 1,5 juta dan Rp 300 ribu  dan sedang dalam penanganan Sat Lantas Polsek Tabanan. (Nod)
Dibaca: 688
1 komentar
|
Share
share facebook share twitter email artikel ini
 
made bali (2012-05-13)
sangat tragis
 
 
 



Direktori Tabanan
 


Copyright © 2007-2013 Beritabali.com All rights reserved. Design & Maintenance by Bali Web Design RumahMedia