Beritabali.com, Tabanan. Isu 'celuluk' (mahluk jadi-jadian yang berparas seperti rangda) berkeliaran menghebohkan masyarakat Tabanan. Bahkan isu yang beredar sejak satu Minggu belakangan ini sempat juga menjadi pembicaraan di kalangan facebooker.
Sejak satu minggu lalu, khalayak Tabanan menjadikan topik isu celuluk berkeliaran tiap malam hari. Isu ini pertama kali muncul di Desa Pesagi kecamatan Penebel. Tak lama berselang isu serupa kembali beredar ada celuluk di Kecamatan Kerambitan.
"Saya juga dengar sekarang ada di wilayah Bajera," jelas salah satu warga asal Tabanan Selatan.
Terkait isu tersebut warga Tabanan sempat dibuat ketakutan untuk pergi di malam hari.
"Saya biasanya pulang kerja jam 9 malam bawa motor sendiri sejak ada isu celuluk saya minta diantar sama suami," jelas Jero Sadan asal Kecamatan Tabanan.
Ia yang bekerja di sebuah layanan internet di seputaran kota Tabanan juga mengakui kalau isu celuluk berkeliaran di Tabanan sampai diungguh di akun facebook .
"Banyak teman yang menanyakan kebenaran isu celuluk di facebook," katanya.
Jero yang belum pernah melihat celuluk seperti isu yang beredar tersebut awalnya merasa takut, namun sekarang rasa takutnya sudah diabaikanya.
Sementara itu pihak Polsek Penebel yang sempat dihubungi juga tidak menampik isu tersebut. Namun sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya orang hilang seperti isu yang berkembang orang yang menjadi celuluk itu menghilang.
"Kalau ada orang hilang kan sudah lama dilaporkan ke polisi," jelas salah satu anggota polisi.
Hal senada juga dikatakan Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, Selasa (6/9). Ia sempat mendengar isu tersebut, bahkan sampai di Bajera tempat asalnya.
"Ah itu cuman isu. Amerika sudah pergi ke bulan, kita kok masih berkutat mengenai hal itu," katanya sambil bergeleng-geleng kepala. (nod)
Kok geleng-geleng?Kita di bali tidak bisa lepas dari niskala, emang bukti sudah ada orang hilang di pesagi.di koran juga sudah ada. Katanya sudah meninggal di PUPUAN.
sinje(2011-09-07)
nanti pasti ada lagi isu celuluk ke supermaket,tlng diingat dunia malam memang bukan manusia yang punya.
nanox fernandEZ(2011-09-06)
AMERIKA LAIN AMERIKA, KALAU BALI LAIN JUGA BALI YANG HAL2 SEPERTI ITU MEMANG ADA.
Leax Bali(2011-09-06)
Hati-hati kalau bicara. Sejengkal tanah di pulau Bali mengandung Magis.
NI WAYAN RENI(2011-09-08)
I KETUT SURYADI NANTI MALAM AKANA SAYA CARI.......
DARI KEMARIN AKU GAK DAPAT MANGSA....
HIHIHIHIHIIIIII
PERUTMU TINGGAL NUNGGU WAKTU JADI HIJAUUU
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.