Komentar Anas Soal Pengacara Keluarga SBY

Jumat, 20 Desember 2013 Dibaca : 478 kali
Komentar Anas Soal Pengacara Keluarga SBYSumber Foto : beritabali.com/ilustrasi

Beritabali.com, Jakarta. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membentuk tim pengacara keluarga untuk menangkis fitnah atau tudingan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan yang muncul di media sosial atau ruang publik.

Menanggapi hal itu, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, sebagai hal yang wajar jika Presiden SBY membentuk tim pengacara keluarga. Sebab, menurutnya, hal yang menusiawi jika muncul kekhawatiran SBY terhadap tudingan yang dilayangkan kepada keluarga.

"Kalau sebagai ekpresi kekhawatiran, berarti ada yang membuat Pak SBY dan keluarga juga kekhawatiran, tapi kekhawatiran itu manusiawi," kata Anas, di Kantor Ormas Pergerakan Indonesia, Jakarta, Jumat (20/12/2013).

Tim pengacara itu, kata Anas, sebagai bentuk keseriusan atas tudingan yang menyeret Cikeas. Namun demikian, Anas tidak mau berspekulasi soal masalah yang sedang dihadapi keluarga SBY itu.

"Jadi saya tidak tahu apakah itu serius secara hukum atau masalah politik. Tapi logikanya kalau merasa tidak ada yang serius tidak perlu (tim pengacara), tapi karena serius jadi dibentuk," kata Anas.

Namun demikian, lanjut Anas, hal yang lumrah jika SBY selaku kepala negara merasa risih atas atas tudingan-tudingan yang kerap dilayangkan kepada keluarganya. Sebab, menurutnya, segala yang berbau fitnah adalah pelanggaran hukum.

"Biasa saja itu kan hal yang normal, hal yang lumrah saja. Saya setuju memang fitnah itu adalah tidak boleh dalam pembangunan opini dalam pemberitaan tentang siapapun,"

Diketahui, SBY menunjuk pengacara Palmer Situmorang sebagai pengacara pribadi. Palmer akan menangani hal-hal menyangkut fitnah atau tudingan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan yang muncul di media sosial atau ruang publik.[bbn/inilah]

 

  • Lihat Arsip Berita Lainnya :
  •  

0 Comments

  1. No rows to display

Kirim Komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar. *

Anda belum login sebagai member,

Masukkan username anda

Masukkan password anda

Kirim Komentar Anda


Tidak Terbaca? Klik Untuk ganti text.

Ketik kode keamanan di atas