Apa Yang Diperjuangkan Gus Dur Makin Hilang

Selasa, 15 Januari 2013 Dibaca : 3317 kali
Apa Yang Diperjuangkan Gus Dur Makin HilangSumber Foto : beritabali.com

Beritabali.com, Ubud. Inayah Wulandari Wahid, putri bungsu dari mantan Presiden Kempat Indonesia KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur menyatakan, semua yang diperjuangkan Gus Dur selama menjabat sebagai presiden, kini semakin hilang.

"Saya prihatin dengan kondisi Indonesia saat ini, setelah Gus Dur wafat, apa yang sudah diperjuangkan Gus Dur, makin lama makin hilang,"ujar Inayah Wulandari Wahid, usai dinobatkan menjadi Duta Global Harmony atau duta keselarasan global, di Anand Ashram Ubud, Senin (14/1/2012).

Inayah mencontohkan demokrasi, sesuatu yang diperjuangkan Gus Dur, kini juga semakin tidak kelihatan bentuknya.

"Demokrasi semakin tidak keliatan bentuknya, saat ini demokrasi hanya demokrasi secara kuantitas saja. Jika banyak yang setuju, itu sudah dianggap demokrasi padahal belum tentu benar," ujarnya.

Selain demokrasi yang makin tak jelas bentuknya, Inayah juga menyorot soal korupsi. Korupsi saat ini, menurutnya makin merajalela.

"Kalau zaman Soeharto korupsi hanya terjadi di bawah meja, kemudian zaman reformasi korupsi itu terang-terangan di ajas meja. Saat ini meja juga bisa dikorupsi," ujarnya.

Untuk meneruskan cita-cita Gus Dur, Inayah menyatakan saat ini dirinya sedang menghimpuan para pemuda Indonesia dari berbagai daerah dan berbagai kalangan.

"Para pemuda ini saya kumpulkan untuk bersama-sama kita menyatukan langkah, visi, misi menuju Indonesia yang berubah. Para pemuda Indonesia harus bersatu membangun Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan dengan caranya masing-masing,"ujarnya. (dev)


 

  • Lihat Arsip Berita Lainnya :
  •  

0 Comments

  1. No rows to display

Kirim Komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar. *

Anda belum login sebagai member,

Masukkan username anda

Masukkan password anda

Kirim Komentar Anda


Tidak Terbaca? Klik Untuk ganti text.

Ketik kode keamanan di atas