Beritabali.com, Renon. Pemerintah Provinsi Bali menargetkan pembangunan fisik rumah sakit internasional milik Pemerintah provinsi Bali selesai pada Juni 2013.
Menurut rencana, rumah Sakit internasional dengan 200 kamar ini dibangun di atas lahan seluas 2,95 hektar. Pembangunan akan mulai dilakukan pada September mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya pada keteranganya di Renon (14/8/2012) menyatakan, nantinya operasional dari rumah sakit internasional tersebut akan diserahkan kepada pihak ketiga. Saat ini terdapat beberapa investor yang telah tertarik untuk mengelola rumah sakit internasional tersebut.
“Kita harapkan investor mengisi peralatan kesehatannya dan menyiapkan SDM serta manajemen yang mengoperasikannya , sudah ada beberapa yang berminat, ada dari Mount Elizabet Hospital, ada dari Hospitalia Internasional Jerman. Kita juga kirim proposal untuk itu ke Bungrungrad Hospital Thailand,” kata Ketut Suarjaya.
Suarjaya menyebutkan rumah sakit internasional yang menghabiskan dana mencapai Rp. 195 miliar tersebut nantinya tidak saja dikhususkan bagi wisatawan. 25 persen dari 200 kamar yang tersedia juga diperuntukkan bagi pelayanan bagi masyarakat Bali melalui program Jaminan kesehatan Bali mandara (JKBM) atau jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin. (mlt)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.