Beritabali.com, Renon. Hasil evaluasi terakhir Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali menunjukkan kasus rabies kini hanya ditemukan di 5 desa di Bali.
5 desa tersebut diantaranya 2 Desa di Jimbaran Badung, 1 Desa di Kuta Badung dan 2 Desa di Karangasem. Kemunculan kasus rabies di 5 desa tersebut juga terjadi secara sporadis.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali Putu Sumantra menyatakan kemunculan kasus rabies di 5 desa tersebut terdeteksi terjadi pada anjing liar. Dimana terdapat penduduk yang memungut anak anjing liar yang ternyata terjangkit rabies.
“ Kita sudah telusuri dari mana sumber anjing itu, ternyata anjing-anjing itu berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Saya pikir anjing liar yang beranak, begitu juga di Kuta, anjing diliarkan beranak, anaknya itu ada orang yang mengambil, ternyata menggigit, tetapi kita sudah lakukan langkah-langkah vaksinasi dan eleminasi,” ujar Putu Sumantra, di Denpasar (11/7/2012).
Sumantra mengakui sebelumnya penularan rabies di Bali ditemukan di 276 desa. Namun dari hasil uji laboratorium kasus rabies kini hanya ditemukan di 5 desa, sedangkan di desa-desa lainnya tidak lagi ditemukan kasus rabies. (mlt)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.