Beritabali.com, Denpasar. Pilkada Bali tinggal setahun lagi. Beberapa calon sudah mulai disebut. Tokoh masyarakat Bali Cokorda Pemecutan XII (Anak Agung Ngurah Manik Parasara) punya kriteria sendiri. Seperti apa?
Menurut penglingsir atau tetua Puri Agung Pemecutan Denpasar ini, calon Gubernur Bali mendatang, haruslah sosok yang tegas sekaligus seorang koordinator yang baik bagi bawahannya.
"Syarat utama harus tegas, sekaligus seorang koordinator yang baik, jangan one man show (bertindak sendiri) dalam menjalankan tugas,"tegas COkorda, di Puri Pemecutan (6/6/2012).
Sikap tegas dan kemampuan koordinasi yang baik, menurut Cokorda, diperlukan bagi seorang calon Gubernur Bali mendatang. Ini karena tantangan yang dihadapi Bali ke depan semakin berat dan beragam.
"Sikap tegas ini contohnya tegas dalam menangani kontrak tanah-tanah aset negara (aset pemprov Bali), jangan sampai pemerintah dikalahkan swasta. Seorang gubernur juga jangan ragu-ragu, contohnya dalam menegakkan Perda RTRW, jangan sampai bupati/walikota berani melawan gubernur,"tegasnya.
Selain wajib memiliki kriteria tegas dan seorang koordinator yang baik, calon gubernur Bali mendatang juga harus lebih memperhatikan pembangunan untuk kepentingan rakyat kecil.
"Proyek-proyek mercusuar seperti pembuatan gedung-gedung besar agar dihentikan, perhatikan rakyat bawah, jangan sampai rakyat madesu atau masa depan suram. Kalau rakyat kurang diperhatikan, maka rakyat nantinya akan kurang cinta sama pemerintah,"ujarnya.(dev)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.