Beritabali.com, Singaraja. Peritiwa terbakarnya Masjid Al Asri di Komplek Perumahan Satelit Asri di jalan Ahmad Yani, Singaraja, Bali, Sabtu (11/8) siang diduga murni akibat kelalaian. Menurut Kabag Ops Polres Buleleng Kompol Ida Putu Wedana Jati, musibah ludesnya Masjid Al Asri tersebut tidak ada unsur sabotase ataupun kriminal.
Wedana Jati menyatakan kobaran api yang menghanguskan bangunan Masjid serta meludeskan seluruh isi Masjid, diduga murni karena kelalaian seorang penjaga masjid. Wedana Jati menambahkan, dari pemeriksaan saksi dan penyelidikan, diketahui, penjaga masjid lalai saat menghidupkan kompor pemanas sehingga langsung menyambar kain korden dalam salah satu ruangan.
"Indikasi awal hasil penyelidikan, tidak ada unsur sabotase atau non kriminal," ungkap Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol Ida Putu Wedana Jati, ketika dihubungi, Sabtu (11/8) siang.
Amukan si jago merah di dalam Masjid yang mengejutkan warga perumahan tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Wedana Jati mengaku, api berhasil dilokalisir oleh petugas pemadam kebakaran dibantu warga sehingga tidak sampai menjalar ke seluruh pemukiman yang padat penduduk itu.
Akibat kebakaran hebat itu mengakibatkan, masjid yang sehari-hari di gunakan warga perumahan untuk sholat tersebut kini tidak bisa dipergunakan warga untuk beribadah. Pasca kebakaran ini, beberapa bagian bangunan Masjid yang hangus tersebut dipenuhi puing-puing sisa kebakaran yang berserakan.
Saat ini warga sekitar, terlihat masih sibuk membersihkan puing dan sisa kebakaran. "Warga sekitar perumahan kini masih sibuk membersihkan puing dan sisa kebakaran di dalam maupun di luar Masjid," imbuh Wedana Jati mengakhiri. (dws)
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.