Jumat Wage, 30 Juli 2010 05:16 wita  
www.beritabali.com > Bali Kuliner
PERISTIWA EKONOMI BISNIS SOSIAL & POLITIK IPTEK HUKUM & KRIMINAL OLAH RAGA SENI BUDAYA INFO WISATA HIBURAN BALI KULINER KESEHATAN KRAMA BALI
DENPASAR BADUNG GIANYAR BANGLI KLUNGKUNG KARANGASEM BULELENG TABANAN JEMBRANA

[Badung.Bali Kuliner] 21.09.2009 07:05
Sensasi Lawar Kuwir di Kampung Monyet
Beritabali.com, Sangeh, Bagi warga Bali tentu tak asing dengan nama Sangeh, tempat wisata dimana kita bisa melihat 'kampung' ratusan ekor monyet. Selain monyet, di Sangeh kita juga bisa mencicipi lezatnya lawar Kuwir (bebek/mentok) Men Sono.

Sangeh merupakan sebuah desa di mana monyet-monyet berkeliaran dengan bebas di sebuah bukit bernama Bukit Sari. Di sana ada pula sebuah pura yang bernama Pura Bukit Sari.

Menurut legenda setempat, Bukit Sari dan monyet ini berada di sana ketika Hanoman, sebuah tokoh dalam wiracarita Ramayana, mengangkat gunung Mahameru. Beberapa bagian gunung ini jatuh di sana dan sejak saat itu monyet berkuasa di sana.

Nah kali ini saya tidak akan membahas tentang monyet di Sangeh, melainkan makanan khas Desa Sangeh.

Kalau Anda kebetulan berwisata ke Sangeh, atau menuju arah Petang atau Kintamani, Anda akan menjumpai sebuah rumah makan tanpa papan nama dan promosi lainnya, karena memang tempatnya di halaman rumah.

Namanya Rumah Makan Lawar Kuwir Men atau Ibu Sono. Warung sederhana ini cukup terkenal di kalangan guide atau pemandu wisata, turis mancanegara maupun PNS (pegawai negeri sipil) di wilayah Badung utara.

Harganya pun murah, cukup Rp. 10.000 per porsi, nasi putih, lawar kuwir & sayur atau jukut ares (batang pisang muda). Lawar ini disajikan dengan sayur pare, tentunya dengan base genep atau bumbu lengkap dan rasanya bikin lidah kita bergoyang.

Tapi sayang, dalam penyajian makanan untuk pengunjung Men Sono hanya menyediakan sendok tanpa garpu. (Man bull)
 
 |  cetak printer | kirim email

Komentar Pembaca ...
untuk berpartisipasi dalam komentar berita, isi data dibawah ini
member ID :   password :
| registrasi | kirim kode aktivasi | lupa password |
Komentar : 
 

 
Kode :  
-> isi kode diatas
 
Berita terkait ...
 
  Bali Kuliner Denpasar
·
Menikmati Yogurt sebagai Gaya Hidup Sehat
·
Segarnya Sup Ikan Mak Beng Sanur
·
Gurihnya Soto Balung Celeng Bu Dayu
  Bali Kuliner Badung
·
Nikmatnya Kombinasi Kuwir Men Sono
·
Nikmati Pedasnya Lawar Sapi Men Basug
·
Soto Ceker Bu Aning Kuta
  Bali Kuliner Gianyar
·
Nasi Ayam Kedewatan Bu Mangku Ubud
·
Megawati Cicipi Ikan Bakar Pak Made
·
Lesehan Babi Guling di Sukawati
  Bali Kuliner Bangli
  Bali Kuliner Klungkung
  Bali Kuliner Karangasem
  Bali Kuliner Buleleng
·
Kopi Buleleng Tembus Pasar Dunia
  Bali Kuliner Tabanan
·
Belut Goreng Tabanan Disukai Turis
·
Nasi Sambel Bejek Matah Belayu
·
Menikmati Sate Babi di Munggu
  Bali Kuliner Jembrana
·
Gilimanuk, Sentra Ayam Betutu
·
Datang Ke Jembrana, Mampir Ke Pusat Oleh-Oleh
·
Menikmati Ikan Bakar Dengan Suasana Pantai
 
   Agenda Bali
Denpasar
· Filateli Balipex 2010
pasang agenda 
   Komentar Terbaru
 1  Pemprov Bali Berlaku...

 1  10 Cewek Cafe Digaru...

 1  Bos Cafe Hajar Cewek...

 2  Ditemukan Banyak Tab...

 1  Ngutang Rp 15 Juta, ...

 1  Seorang Mahasiswi Di...

 1  Istri Main Kuda Lump...

 10  Usai Pesta Narkoba, ...

 2  Advokat Asal Irlandi...

 1  Kapoltabes: Status K...

   Info Penting
 1  Villa

 2  Hotel

 3  Bank

 4  ATM Bank

 5  Kantor Konsulat

 6  Biro Perjalanan

    Info Valute (IDR)
  beli jual
USD 8900.00 9050.00
SGD 6517.65 6651.65
HKD 1144.95 1166.25
CHF 8458.10 8626.10
GBP 13896.30 14185.30
AUD 8014.70 8185.70
JPY 101.63 104.33
SEK 1224.40 1255.90
DKK 1556.70 1600.50
CAD 8604.55 8794.55
EUR 11620.65 11843.65
SAR 2364.70 2422.70
20100729 20:10
   Ruang Publik
Penghentian Proyek Teduh Ayung Riverside

Hari Tanpa Televisi

Renovasi Pura Eka Wira Anantha, Banten, Perlu Bantuan Dana

Wisata Pantai Kerobokan Singaraja

Usut Pelaku Siram Wartawan Dengan Air Keras

Awig-awig Desa Pakraman Direvisi SEGERA

Masyarakat Bali Desak Pemerintah Tuntaskan MDGs

Pemerintah Harus Siap Terapkan Keterbukaan Informasi

Desa Adat Pohgading yang Damai

Calon Menteri Harus Peka Gender

partisipasi ruang publik


 
© 2007-2008 Beritabali.com | Tentang Kami | Redaksi | Info Iklan | Media Partner