Jumat Wage, 30 Juli 2010 05:33 wita  
www.beritabali.com > Bali Kuliner
PERISTIWA EKONOMI BISNIS SOSIAL & POLITIK IPTEK HUKUM & KRIMINAL OLAH RAGA SENI BUDAYA INFO WISATA HIBURAN BALI KULINER KESEHATAN KRAMA BALI
DENPASAR BADUNG GIANYAR BANGLI KLUNGKUNG KARANGASEM BULELENG TABANAN JEMBRANA

[Denpasar.Bali Kuliner] 28.09.2008 07:23
Menikmati Steak Jaran Yanti Murtimi
Renon, Beef steak atau daging panggang sapi atau steak ayam mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana dengan steak jaran atau kuda? Nah bagi anda yang sudah bosan dengan steak konvensional, bisa mencoba steak yang satu ini.

Steak jaran atau kuda ini bisa Anda nikmati di sebuah warung makan sederhana di kawasan Renon Denpasar. Warung sederhana milik Yanti Murtimi ini buka mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam. Pengunjungnya dari berbagai kalangan dan kelompok usia.

Warung milik wanita asal Pulau Lombok ini memang khusus menyediakan menu dari daging kuda. Menu yang disediakan mulai steak, sate, hingga gulai daging kuda. Selain itu juga tersedia susu kuda liar asli Sumbawa.

Dari berbagai macam menu daging kuda ini, steak kuda menjadi salah satu menu favorit pengunjung warung ini. Meski harganya paling mahal yakni Rp 22 ribu per porsi plus kentang goreng, namun steak daging jaran ini tetap laris.

Steak jaran ini terbuat dari daging jaran atau kuda muda atau yang baru beranjak remaja. Setiap harinya Yanti mendatangkan 5 kilogram daging jaran muda dari Pulau Sumbawa.

“Saya pakai yang muda karena kalau pakai daging kuda tua, dagingnya alot (keras) mas,” jelas Yanti.

Proses membuat steak jaran ini tak jauh beda dengan proses pembuatan beef steak atau chicken steak. Potongan daging jaran dipanggang dan diolesi bumbu steak.

“Rasanya mirip daging sapi, lumayan empuk dan gurih. Saya baru pertama kali mencoba, cukup enak,” kata Gede, salah seorang warga Denpasar, yang sempat menjajal steak jaran buatan Yanti Murtimi.

Meski haragnya relatif mahal, setiap harinya Yanti bisa menjual 10 hingga 20 porsi steak jaran.

Selain steak jaran, Warung Yanti juga menjual sate kuda seharga Rp 10 ribu per porsi, gulai kuda seharga Rp 5 ribu per porsi, dan susu kuda liar seharga Rp 100 ribu sebotol.

Dari bisnis daging kuda jingkrak ini, setiap harinya Yanti bisa memperoleh pendapatan Rp 500 hingga Rp 700 ribu rupiah.

“Saya membuka bisnis makanan dari daging kuda karena menu dengan daging ini masih jarang di Bali, pesaingnya masih sedikit,” jelas Yanti.

Mengkonsumsi makanan dari daging kuda, kata Yanti, selain mengenyangkan perut juga berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Daging kuda dipercaya bisa berkhasiat untuk menghilangkan penyakit asam urat dan rematik.

“Kalau susu kuda liar, bisa dicampur sprite (minuman soft drink) dan susu. Campuran itu untuk ramuan kuat khusus laki-laki,” jelas Yanti sambil tersenyum.

Nah, bagi Anda yang penasaran mencoba aneka menu dari daging kuda, silakan datang ke warung Yanti Murtimi di Renon. (dev)

 
 |  cetak printer | kirim email

Komentar Pembaca ...
1 sigug , 27.09.2008 dari 124.81.204.235 :
bagi yang biasa pakai viagra, gak ada salahnya coba yang ini, lebih alami.
untuk berpartisipasi dalam komentar berita, isi data dibawah ini
member ID :   password :
| registrasi | kirim kode aktivasi | lupa password |
Komentar : 
 

 
Kode :  
-> isi kode diatas
 
Berita terkait ...
 
  Bali Kuliner Denpasar
·
Menikmati Yogurt sebagai Gaya Hidup Sehat
·
Segarnya Sup Ikan Mak Beng Sanur
·
Gurihnya Soto Balung Celeng Bu Dayu
  Bali Kuliner Badung
·
Nikmatnya Kombinasi Kuwir Men Sono
·
Nikmati Pedasnya Lawar Sapi Men Basug
·
Soto Ceker Bu Aning Kuta
  Bali Kuliner Gianyar
·
Nasi Ayam Kedewatan Bu Mangku Ubud
·
Megawati Cicipi Ikan Bakar Pak Made
·
Lesehan Babi Guling di Sukawati
  Bali Kuliner Bangli
  Bali Kuliner Klungkung
  Bali Kuliner Karangasem
  Bali Kuliner Buleleng
·
Kopi Buleleng Tembus Pasar Dunia
  Bali Kuliner Tabanan
·
Belut Goreng Tabanan Disukai Turis
·
Nasi Sambel Bejek Matah Belayu
·
Menikmati Sate Babi di Munggu
  Bali Kuliner Jembrana
·
Gilimanuk, Sentra Ayam Betutu
·
Datang Ke Jembrana, Mampir Ke Pusat Oleh-Oleh
·
Menikmati Ikan Bakar Dengan Suasana Pantai
 
   Agenda Bali
Denpasar
· Filateli Balipex 2010
pasang agenda 
   Komentar Terbaru
 1  Pemprov Bali Berlaku...

 1  10 Cewek Cafe Digaru...

 1  Bos Cafe Hajar Cewek...

 2  Ditemukan Banyak Tab...

 1  Ngutang Rp 15 Juta, ...

 1  Seorang Mahasiswi Di...

 1  Istri Main Kuda Lump...

 10  Usai Pesta Narkoba, ...

 2  Advokat Asal Irlandi...

 1  Kapoltabes: Status K...

   Info Penting
 1  Villa

 2  Hotel

 3  Bank

 4  ATM Bank

 5  Kantor Konsulat

 6  Biro Perjalanan

    Info Valute (IDR)
  beli jual
USD 8900.00 9050.00
SGD 6517.65 6651.65
HKD 1144.95 1166.25
CHF 8458.10 8626.10
GBP 13896.30 14185.30
AUD 8014.70 8185.70
JPY 101.63 104.33
SEK 1224.40 1255.90
DKK 1556.70 1600.50
CAD 8604.55 8794.55
EUR 11620.65 11843.65
SAR 2364.70 2422.70
20100729 20:10
   Ruang Publik
Penghentian Proyek Teduh Ayung Riverside

Hari Tanpa Televisi

Renovasi Pura Eka Wira Anantha, Banten, Perlu Bantuan Dana

Wisata Pantai Kerobokan Singaraja

Usut Pelaku Siram Wartawan Dengan Air Keras

Awig-awig Desa Pakraman Direvisi SEGERA

Masyarakat Bali Desak Pemerintah Tuntaskan MDGs

Pemerintah Harus Siap Terapkan Keterbukaan Informasi

Desa Adat Pohgading yang Damai

Calon Menteri Harus Peka Gender

partisipasi ruang publik


 
© 2007-2008 Beritabali.com | Tentang Kami | Redaksi | Info Iklan | Media Partner