Jumat Wage, 30 Juli 2010 05:16 wita  
www.beritabali.com > Peristiwa
PERISTIWA EKONOMI BISNIS SOSIAL & POLITIK IPTEK HUKUM & KRIMINAL OLAH RAGA SENI BUDAYA INFO WISATA HIBURAN BALI KULINER KESEHATAN KRAMA BALI
DENPASAR BADUNG GIANYAR BANGLI KLUNGKUNG KARANGASEM BULELENG TABANAN JEMBRANA

[Jembrana.Peristiwa] 24.11.2009 13:27
Membandel, Lapak PKL Diboyong Satpol PP
Beritabali.com, Gilimanuk, Meski sudah berkali-kali dibina dan diperingatkan, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di luar areal Pelabuhan Gilimanuk tetap saja bengkung (bandel). Hasilnya, Satpol PP Jembrana terpaksa bertindak represif dengan memboyong lapak-lapak dan barang dagangannya ke Markas Satpol PP Jembrana.

Kendati sudah diperingatkan berkali-kali, namun sejumlah PKL yang menjajakan dagangannya di luar areal Pelabuhan Gilimanuk masih tetap membandel.

Bahkan sebelum operasi penertiban digelar, Selasa (24/11) pihak Satpol PP Jembrana sebelumnya telah mengutus Kasi Trantib Kelurahan Gilimanuk ke lokasi operasi untuk memberikan peringatan terakhir.

Namun, peringatan tersebut dianggap angin lalu oleh delapan PKL yang berjualan di lokasi terlarang. Hanya saja, saat operasi penertiban digelar, hanya tiga lapak yang ditunggui oleh pemiliknya.

Kedatangan belasan Satpol PP membuat ketiga PKL tersebut terperangah. Dua diantaranya lari terbirit-birit sambil membawa serta barang dagangannya.

Namun, tenda untuk tempat berteduhnya berhasil disita Satpol PP. Sementara, seorang diantaranya lari terbirit-birit tanpa mampu menyelamatkan barang dagangannya.

Kepala Seksi Operasional Trantib Satpol PP Jembrana, I Made Tarma ketika dikonfirmasi di sela-sela operasi penertiban mengatakan sejatinya semua PKL yang berdagang di lokasi terlarang tersebut telah diperingatkan berkali-kali.

“Dua bulan yang lalu mereka kita panggil ke Kantor. Kita beri mereka penjelasan dan bersedia menandatangani pernyataan untuk tidak berjualan lagi di lokasi tersebut,” terangnya.

Selama rentang dua bulan tersebut, imbuh Tarma, pihaknya telah melayangkan tiga kali peringatan bahkan sebelum operasi penertiban, Selasa (24/11) ini dilaksanakan, pihaknya kembali mengirimkan utusan untuk memperingatkan PKL tersebut terakhir kalinya.

“Kami sudah melayangkan peringatan tiga kali bahkan sebelum penertiban digelar, kami mengutus Kasi Trantib Kelurahan Gilimanuk untuk memperingatkan PKL,” akunya.

Tarma membenarkan kalau selama operasi berlangsung, dua PKL lari terbirit-birit sambil membawa serta barang dagangannya.

“Namun, lapak dan tenda daruratnya berhasil kami sita,” ujarnya.

Dari hasil penertiban ini, kata Tarma, pihaknya berhasil mengamankan dua bangku, lima meja, cangkir, piring dan sejumlah barang dagangan yang ditinggalkan pemiliknya.

“PKL tersebut telah melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2007 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum,” pungkasnya. (dey)
 
 |  cetak printer | kirim email

Komentar Pembaca ...
untuk berpartisipasi dalam komentar berita, isi data dibawah ini
member ID :   password :
| registrasi | kirim kode aktivasi | lupa password |
Komentar : 
 

 
Kode :  
-> isi kode diatas
 
Berita terkait ...
01.10.2009  Ratusan Anjing Liar Dimusnahkan
13.08.2009  Dua Pendagang Bakso Diamankan Pol PP
22.07.2009  PKL Dan Ojek Gelar Long March
18.07.2009  Nekad Cegat Mangku Pastika
 
  Peristiwa Denpasar
·
Pemprov Bali Berlakukan Pajak Progresif
·
Ribuan Barang Haram Dimusnahkan
·
Ditemukan Banyak Tabung Gas Bocor Tanpa SNI
  Peristiwa Badung
·
Ratusan Karyawan Hotel Aston Tanjung Benoa Demo
·
Jalur Singaraja-Denpasar Ditutup
·
Kunjungan Wisdom ke Kuta Naik 3 Kali Lipat
  Peristiwa Gianyar
·
Lagi, Tim Arkeolog Temukan 4 Sarkofagus
·
Berumur 2000 Tahun, untuk Jaga Keselamatan Arwah
·
Ditemukan, Peti Batu Berkepala Manusia Mirip Naga
  Peristiwa Bangli
·
Tahun 2000, Turis Wanita Jerman Tewas Masuk Jurang
·
Pengawasan Pendakian Gunung Batur Diperketat
·
Jenazah Turis Swedia Berhasil Dievakuasi
  Peristiwa Klungkung
·
Staf Gubernur Banyak Yang Tidak Hadir
·
Bupati Klungkung Telat, Simakrama Molor
·
Bocah 7 Tahun Lolos Dari Maut
  Peristiwa Karangasem
·
Pelabuhan Padangbai Kembali Normal
·
Desa Tenganan Tidak Rayakan Nyepi
·
300 Ribu Pohon Akan Ditanam di Lereng Gunung Agung
  Peristiwa Buleleng
·
Pelajar Tewas Menghantam Pohon
·
Potong Pohon Kamboja, Warga Selombo Tewas
·
Toko Komputer Dibobol Maling
  Peristiwa Tabanan
·
Satu Nelayan Pantai Pasut Belum Ditemukan
·
Penghuni LP Tabanan Dilarikan Ke RSUD Tabanan
·
Positif Disebabkan Penyakit Jantung
  Peristiwa Jembrana
·
Cuaca Buruk, Dua Bulan Nelayan Menganggur
·
Camat Mendoyo Eliminasi Puluhan Anjing Liar
·
Hilang 3 Minggu, Ditemukan Di Kandang Sapi
 
   Agenda Bali
Denpasar
· Filateli Balipex 2010
pasang agenda 
   Komentar Terbaru
 1  Pemprov Bali Berlaku...

 1  10 Cewek Cafe Digaru...

 1  Bos Cafe Hajar Cewek...

 2  Ditemukan Banyak Tab...

 1  Ngutang Rp 15 Juta, ...

 1  Seorang Mahasiswi Di...

 1  Istri Main Kuda Lump...

 10  Usai Pesta Narkoba, ...

 2  Advokat Asal Irlandi...

 1  Kapoltabes: Status K...

   Info Penting
 1  Villa

 2  Hotel

 3  Bank

 4  ATM Bank

 5  Kantor Konsulat

 6  Biro Perjalanan

    Info Valute (IDR)
  beli jual
USD 8900.00 9050.00
SGD 6517.65 6651.65
HKD 1144.95 1166.25
CHF 8458.10 8626.10
GBP 13896.30 14185.30
AUD 8014.70 8185.70
JPY 101.63 104.33
SEK 1224.40 1255.90
DKK 1556.70 1600.50
CAD 8604.55 8794.55
EUR 11620.65 11843.65
SAR 2364.70 2422.70
20100729 20:10
   Ruang Publik
Penghentian Proyek Teduh Ayung Riverside

Hari Tanpa Televisi

Renovasi Pura Eka Wira Anantha, Banten, Perlu Bantuan Dana

Wisata Pantai Kerobokan Singaraja

Usut Pelaku Siram Wartawan Dengan Air Keras

Awig-awig Desa Pakraman Direvisi SEGERA

Masyarakat Bali Desak Pemerintah Tuntaskan MDGs

Pemerintah Harus Siap Terapkan Keterbukaan Informasi

Desa Adat Pohgading yang Damai

Calon Menteri Harus Peka Gender

partisipasi ruang publik


 
© 2007-2008 Beritabali.com | Tentang Kami | Redaksi | Info Iklan | Media Partner